KSAD Sebut Telah Bangun 336 Jembatan dan 7.217 Titik Air di Apel Dansat TNI

- TNI AD telah membangun 336 jembatan dan 7.217 titik sumber air sejak 2020 untuk memperkuat konektivitas serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
- KSAD Maruli Simanjuntak dorong kolaborasi TNI AD dengan pemda dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat guna menciptakan solusi energi alternatif ramah lingkungan.
- Sebanyak 300 jembatan perintis dan renovasi 300 sekolah di Sumatra telah dilaporkan ke Presiden Prabowo sebagai bagian dari percepatan perbaikan infrastruktur pascabencana.
Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan capaian dari program unggulan TNI AD dalam apel komandan satuan (Dansat) TNI di Universitas Pertahanan, Jawa Barat pada Rabu (29/4/2026). Salah satunya sudah ada 336 jembatan yang dibangun sejak 2020 lalu. Sementara, 908 jembatan lainnya dalam proses pengerjaan dalam kurun waktu 1,5 tahun.
"Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, termasuk melalui pembangunan jembatan perintis yang ditargetkan lebih dari 7.000 unit di seluruh Indonesia. Hal itu sejalan dengan program Jembatan Garuda Merah Putih yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto," ujar Maruli di dalam keterangan yang dikutip pada Kamis (30/4/2026).
Selain itu, Jenderal bintang empat itu menunjukkan TNI AD sudah membangun 7.217 titik sumber air sejak 2020 lalu. Titik sumber air itu dibangun di berbagai wilayah Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
1. TNI AD dorong kolaborasi dengan pemda untuk pengelolaan sampah

Lebih lanjut, Jenderal Maruli juga menyampaikan, TNI AD ikut berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait di bidang lingkungan. Langkah nyatanya yakni dengan mengelola sampah berbasis partisipasi masyarakat.
Mantan Pangkostrad itu mengatakan, salah satu cara mengelola sampah bisa ditempuh dengan memilah sampah di masing-masing rumah. Sampah yang telah dipilah akan diolah menjadi bahan bakar alternatif berupa solar.
"Ini merupakan solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus mendukung ketahanan energi," kata Maruli.
2. KSAD harap para dansat bisa implementasikan semua program

Di bagian akhir pemaparannya, Maruli berharap para komandan satuan mampu mengimplementasikan seluruh program yang sudah diinisiasi oleh TNI AD secara optimal di lapangan. Caranya dengan terus berinovasi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
"Hal itu sejalan dengan tujuan penyelenggaraan apel dansat TNI tahun anggaran 2026 ini, yaitu menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi dan langkah dalam mendukung tugas pokok TNI. Sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan nasional," katanya.
3. Capaian pembangunan 300 unit jembatan sudah dilaporkan ke Prabowo

Maruli juga mengatakan, pembangunan 300 unit jembatan gantung perintis yang telah rampung sudah dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (16/4/2026) di Istana Merdeka. Selain itu, Maruli turut melaporkan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak banjir bandang di Pulau Sumatra.
Laporan itu disampaikan ke Prabowo lantaran tugas yang pernah diberikan pada Desember 2025 lalu sebagai Komandan Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan yang rusak akibat bencana. Penunjukkan tugas itu didasarkan pada kemampuan TNI AD yang memiliki pasukan zeni dan konstruksi untuk segera memperbaiki infrastruktur yang terdampak.
"Itu belum termasuk 300 titik bor air bersih di sekolah tersebut," demikian tertulis di unggahan akun Sekretariat Kabinet yang dikutip pada Kamis (30/4/2026).
TNI AD dan Kementerian Pekerjaan Umum berkolaborasi secepatnya menyelesaikan segala bentuk fasilitas umum di desa-desa hingga daerah terpencil.


















