Selain itu, ada pula Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago, dan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn), Dudung Abdurachman.
Menhan Sjafrie Jelaskan ke Purnawirawan TNI soal Pertemuan di Pentagon

- Menhan Sjafrie menjelaskan kepada purnawirawan TNI soal hasil pertemuan di Pentagon, termasuk kerja sama pertahanan MDCP dan proposal akses udara penuh dari Amerika Serikat yang masih berupa letter of intent.
- Dalam forum itu, Sjafrie juga memaparkan rencana pembangunan 150 Batalyon Teritorial Pembangunan setiap tahun sebagai bagian penguatan TNI, yang disambut positif oleh para purnawirawan.
- Sebanyak 23 purnawirawan pejabat tinggi TNI hadir dalam silaturahmi di Kemhan untuk menerima penjelasan strategi pertahanan nasional serta memberi masukan terkait misi perdamaian UNIFIL dan isu geopolitik.
Jakarta, IDN Times - Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, mengatakan, dalam pertemuan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dengan para purnawirawan pejabat tinggi TNI pada Senin (13/4/2026), turut dibahas tentang kunjungan ke Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon.
Dalam pertemuan itu, Sjafrie menjelaskan latar belakang penandantanganan kerja sama pertahanan dengan AS yang disebut Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Sjafrie juga menjelaskan proposal dari Negeri Paman Sam menyangkut akses udara penuh di wilayah Indonesia.
"Hal tersebut di-update oleh Bapak Menhan Sjafrie, khususnya terkait dengan kegiatan yang beliau lakukan terakhir dengan Secretary of War, Pete Hegseth beberapa waktu lalu," ujar Rico di kantor Kemhan, Jakarta Pusat pada Jumat (24/4/2026).
Dia mengatakan, para purnawirawan turut memberikan masukan tentang proposal AS menyangkut overflight blanket clearance. Mereka memiliki analisis dan pertimbangan baik yang akan dibahas dengan kementerian dan instansi terkait, termasuk DPR. Hingga saat ini, kata Rico, proposal tersebut masih bersifat letter of intent (LOI).
Proposal dari Amerika itu disorot luas oleh publik di Tanah Air. Sebab, bila permintaan itu dipenuhi, artinya membuka peluang Indonesia ikut terseret dalam konflik di Timur Tengah. Analisis pengamat, proposal itu disampaikan oleh AS lantaran terkait kepentingannya dalam serangan militer terhadap Iran.
1. Sjafrie jelaskan rencana pemerintah ingin bangun 150 batalyon per tahun

Rico mengatakan, topik lain yang juga disinggung oleh Sjafrie di dalam reuni bersama para purnawirawan pejabat tinggi TNI itu tentang rencana pembangunan 150 batalyon teritorial pembangunan (BTP) setiap tahunnya. Apalagi, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, jumlah BTP setara dengan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia, yakni 514.
"Itu termasuk bagian yang dijelaskan oleh Bapak Menhan dan Bapak Panglima TNI tentang pembangunan kekuatan TNI ke depannya. Rencananya setiap tahun akan dibangun 150 batalyon teritorial pembangunan (BTP)," kata dia.
Ketika ditanyakan apakah ada penolakan dari purnawirawan pejabat tinggi usai dijelaskan Sjafrie, Rico menyebut sebagian besar informasi dari mantan Pangdam Jaya itu ditanggapi secara positif.
"Sebagian besar mendapatkan respons yang positif setelah mendapatkan penjelasan dari Bapak Menhan atau Bapak Panglima TNI kaitannya dengan pengembangan kekuatan ke depan. Akhirnya para purnawirawan ikut mengetahui perkembangannya setelah beliau tak lagi berada di jajaran TNI atau Kementerian Pertahanan," ujar dia.
2. Purnawirawan TNI sampaikan masukan soal penugasan pasukan perdamaian di UNIFIL

Rico juga menyinggung para purnawirawan TNI yang turut memberikan masukan tentang penempatan pasukan perdamaian PBB asal Indonesia untuk misi di Lebanon atau UNIFIL. Salah satu masukan yang disampaikan adalah soal evaluasi penempatan pasukan di UNIFIL. Namun, tidak disebut secara lugas apakah para purnawirawan sepakat dengan dorongan agar Indonesia menarik semua personel TNI dari Lebanon.
"Itu (penempatan pasukan perdamaian) termasuk (yang dibahas) jadi masukan-masukan dari para senior supaya evolusi ke depannya bagaimana," kata dia.
Selain itu, para purnawirawan TNI juga menyinggung kondisi geopolitik dan situasi di perairan Selat Hormuz.
3. 23 purnawirawan pejabat tinggi TNI hadiri silaturahmi di Kemhan

Untuk kali pertama, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengundang puluhan purnawirawan pejabat tinggi TNI dalam acara silaturahmi di kantor Kemhan, Jakarta Pusat pada Jumat. Pantauan IDN Times, purnawirawan tinggi TNI itu sudah mulai tiba di kantor Kemhan pukul 08.30 WIB. Purnawirawan jenderal yang terlihat hadir antara lain Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, hingga Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto.
Sjafrie mengucapkan terima kasih kepada para purnawirawan TNI karena sudah meluangkan waktunnya untuk hadir dan bersilaturahmi. Salah satu tujuan mantan Pangdam Jaya itu mengumpulkan eks Panglima TNI lantaran ingin menginformasikan mengenai kebijakan strategi pertahanan yang telah berjalan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Ini menunjukkan bahwa kami selama hampir dua tahun ini bekerja bersama-sama, istilahnya kerja sama dan sama-sama bekerja, dalam rangka pembangunan kekuatan pertahanan negara, khususnya pembangunan kekuatan TNI," ujar Sjafrie di ruang Aula Bhineka Tunggal Ika, Kemhan, Jakarta Pusat.
Sjafrie sendiri duduk di aula diapit Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, dan mantan Panglima, Marsekal (Purn) Djoko Suyanto. Dia mengakui selama ini Kemhan memang tidak banyak memberikan berbagai macam informasi kepada publik. Hal itu disebabkan pembangunan pertahanan negara memang sedikit memerlukan atensi yang berkaitan dengan publikasi.
Berikut daftar tamu undangan purnawirawan TNI yang hadir:
A. TNI Angkatan Darat (AD)
1. Jenderal TNI (Purn) Wiranto
2. Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo
3. Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M. Phil., Ph.D.
4. Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko
5. Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman
6. Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar
7. Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri
8. Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman
9. Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago
10. Letjen TNI (Purn) Fadillah
11. Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono
B. TNI Angkatan Laut (AL)
1. Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono
2. Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono
3. Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji
4. Laksamana TNI (Purn) Marsetio
5. Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi
6. Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin
C. TNI Angkatan Udara (AU)
1. Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto
2. Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat
3. Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia
4. Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna
5. Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus
6. Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja


















