Meutya: QRIS Bikin ASEAN Jadi Kawasan Perkembangan Digital Menjanjikan

- Menkomdigi Meutya Hafid menyoroti pendekatan 6C untuk kedaulatan digital, dengan fokus pada Commerce guna memperkuat perdagangan digital melalui standar terbuka dan interoperabilitas.
- Meutya mencontohkan QRIS sebagai model pembayaran yang berhasil menunjukkan interoperabilitas antarnegara ASEAN dan berpotensi diperluas ke sektor digital lainnya.
- Indonesia Summit 2026 oleh IDN Media menghadirkan tema 'The Next Us' serta meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027 yang menggali aspirasi generasi muda di sembilan wilayah Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mendorong pendekatan 6C untuk mencapai kedaulatan di ranah digital. Salah satu poin dari 6C tersebut adalah Commerce.
Meutya mengatakan, pendekatan Commerce ditujukan untuk memperkuat perdagangan digital melalui standar terbuka dan interoperabilitas. Hal tersebut dicontohkan Meutya lewat pengaplikasi Quick Respons Indonesia Standard (QRIS).
"QRIS sebagai model pembayaran itu adalah contoh di mana interoperabilitas berjalan dengan baik di antara negara-negara ASEAN, meskipun QRIS juga digunakan di negara di luar ASEAN," kata Meutya saat menyampaikan keynote speech di Indonesia Summit 2026 by IDN di Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
Meutya menjelaskan, jika QRIS bisa ditingkatkan kepada sektor-sektor lain di ranah digital atau kerja sama digital, bisa menjadi cara untuk menguatkan posisi ASEAN dalam peta perkembangan digital dunia.
"Kalau model pembayaran QRIS ini dari sisi interoperabilitas bisa kita scale up kepada sektor-sektor lain di ranah digital atau kerja sama digital antar negara-negara ASEAN, maka ini bisa menguatkan posisi ASEAN sebagai salah satu kawasan yang cukup menjanjikan untuk perkembangan digital di dunia," kata Meutya.
IDN menggelar Indonesia Summit (IS) 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age," IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

















