Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ledakan Tambang Batu Bara di Pakistan Tewaskan 18 Pekerja

Ledakan Tambang Batu Bara di Pakistan Tewaskan 18 Pekerja
Ilustrasi ledakan (Unsplash.com/Luke Jernejcic)
Intinya Sih
  • Ledakan tambang batu bara di Sorange, dekat Quetta, Balochistan, Pakistan, menewaskan sedikitnya 18 pekerja pada Kamis (30/7/2026) dan menjebak puluhan penambang.
  • Sebanyak 36 penambang berada di area runtuh saat ledakan terjadi. Penyelidikan awal menduga akumulasi gas metana di dua tambang berdekatan menjadi pemicu.
  • Tim penyelamat terus mencari pekerja yang belum ditemukan di kedalaman sekitar 1.219 meter, meski akses terhalang reruntuhan dan proses evakuasi berisiko tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 18 pekerja tewas akibat ledakan tambang batu bara di Provinsi Balochistan, Pakistan, pada Kamis (30/7/2026). Kejadian ini membuat puluhan penambang terjebak di bawah tanah setelah sebagian kompleks tambang runtuh.

Pemerintah daerah dan tim penyelamat langsung menggelar operasi pencarian. Sampai saat ini, proses evakuasi masih berjalan untuk menyelamatkan para pekerja yang terperangkap.

1. Jumlah penambang yang terdampak

Reruntuhan lorong terjadi saat para pekerja beraktivitas di dalam bawah tanah. Pemerintah Provinsi Balochistan mencatat ada 36 penambang yang berada di lokasi terdampak saat ledakan terjadi.

"Sebanyak 36 orang berada di area yang runtuh ketika ledakan terjadi," ujar Menteri Pertambangan dan Pengembangan Mineral Balochistan, Shoaib Nosherwani, dilansir The Hindu.

Petugas evakuasi telah menemukan 18 pekerja dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tim penyelamat masih mencari penambang lainnya yang belum ditemukan.

2. Penyebab ledakan gas metana

Hasil penyelidikan awal menunjukkan ledakan terjadi di area pertambangan Sorange, dekat Kota Quetta. Otoritas setempat menduga pemicu ledakan berasal dari akumulasi gas metana pada dua tambang yang saling berdekatan.

"Dua lokasi tambang yang berdekatan rusak akibat ledakan gas metana yang kuat," kata Pejabat Senior Pertambangan Pemerintah Daerah, Abdul Ghani Baloch.

Ledakan tersebut merusak jalur di dalam tambang. Akibatnya, akses menuju lokasi penambang yang terjebak menjadi terhalang.

3. Operasi evakuasi terkendala kedalaman tambang

Tim penyelamat melanjutkan pencarian di lorong tambang pada kedalaman sekitar 1.219 meter di bawah tanah. Banyaknya tumpukan reruntuhan membuat proses evakuasi berisiko tinggi.

"Kami berharap masih ada penambang yang selamat, tetapi kemungkinannya sangat kecil," kata Kepala Inspektur Tambang Provinsi Balochistan, Muhammad Atif.

Pemerintah daerah memastikan operasi pencarian tetap berjalan sampai seluruh korban ditemukan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More