PDIP Sebut saat Ini Ada Ketidaknyamanan di Kabinet Jokowi

Jakarta, IDN Times - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mendengar adanya ketidaknyamanan sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju, yang dipimpin Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Menurutnya, ketidaknyamanan itu muncul seiring kontestasi Pemilu 2024 berjalan.
"Kita lihat memang ada ketidaknyamanan dalam kabinet saat ini," ujar Hasto dalam keterangannya, Sabtu (20/1/2024).
1. Bagaimana dengan menteri PDIP di kabinet?

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (IDN Times/Istimewa) Dalam kesempatan itu, Hasto menyampaikan posisi menteri dari PDI Perjuangan yang ada di Kabinet Indonesia Maju bekerja dengan penuh tanggung jawab. Menteri dari partainya itu bekerja dengan tidak hanya memikirkan kontestasi politik.
"Seluruh menteri dari PDIP harus membedakan mana tanggung jawab bagi negara, bagi rakyat, itu jauh dikedepankan daripada sekadar kontestasi. Karena kami percaya rakyat akan memilih pemimpin terbaik," ucap dia.
Hasto menegaskan, menteri dari PDI Perjuangan akan tetap bekerja untuk menjalankan tugas dan mengawal pemerintahan yang demokrasi.
2. Respons Jokowi soal isu 15 menteri di kabinet mundur

Presiden Joko "Jokowi" Widodo usai menghadiri Harlah ke-78 Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/1/2024). (IDN Times/Margith Juita Damanik) Presiden Joko "Jokowi" Widodo merespons santai isu 15 menterinya di Kabinet Indonesia Maju akan mundur. Jokowi heran dengan munculnya isu tersebut.
"Kabarnya dari siapa? Wong kita dari pagi sampai sore, pagi, siang, malam kita rapat paripurna, rapat internal, rapat terbatas. Selalu gak pernah ada jedanya, setiap jam, setiap dua jam gonta-ganti rapat, gonta-ganti menteri juga (yang rapat), gak ada masalah," ujar Jokowi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/1/2024).
Dalam acara Harlah ke-78 Muslimat NU itu, Jokowi menegaskan, setiap hari selalu rapat dengan menterinya di Kabinet Kerja.
"Menteri setiap hari kita ratas, setiap hari rapat internal, setiap hari dengan semua menteri atau dengan sebagian menteri," kata dia, tertawa.
3. Jokowi maklum isu menteri mundur muncul karena masuk tahun politik

Presiden Jokowi di pembukaan Rakernas LDII (IDN Times/Ilman Nafi'an) Jokowi memaklumi isu miring ini muncul, karena saat ini sedang masuk tahun politik.
"Ya namanya bulan politik, tahun politik, ya semua hal akan berkaitan dengan hal-hal yang bersifat politik. Tapi biasa kok, kita kerja biasa kerja rutin biasa," kata dia.



















