Narkoba Mengintai Generasi Muda, Pelindo dan BNN Edukasi ke Sekolah

- Pelindo dan BNN menjalankan program Sobat ANANDA BERSINAR untuk edukasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah.
- Program ini menyasar sekitar 900 pelajar di sembilan sekolah di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar.
- Pelajar mendapat sosialisasi, diskusi, dan tanya jawab mengenai risiko penyalahgunaan narkoba serta lingkungan pergaulan sehat.
Jakarta, IDN Times - Lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang penting untuk membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba. Kesadaran itu coba dibangun PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui program “Sobat ANANDA BERSINAR: Merdeka Tanpa Narkoba”.
Program tersebut menyasar sekitar 900 pelajar di sembilan sekolah yang tersebar di empat kota, yakni Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Di Jakarta, kegiatan edukasi salah satunya digelar di SMA Negeri 18 Jakarta Utara, sekolah yang berada di kawasan Tanjung Priok dan masuk dalam ring 1 wilayah operasional Pelindo.
Group Head Keberlanjutan Korporasi Pelindo, Usman Saroni, mengatakan perhatian Pelindo terhadap kawasan pelabuhan tidak terbatas pada aspek infrastruktur dan operasional, melainkan juga mencakup masyarakat yang hidup dan tumbuh di sekitarnya.
“Bagi Pelindo, menjaga pelabuhan bukan hanya mengenai keamanan dan kelancaran operasional, tetapi juga ikut memastikan generasi muda yang tumbuh di sekitarnya memiliki masa depan yang sehat dan terlindungi dari ancaman narkoba," kata Usman dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).
"Karena itu, kami mengambil langkah preventif dengan hadir langsung di sekolah-sekolah, khususnya di lingkungan terdekat dengan wilayah operasional kami,” imbuh dia.
1. Tak hanya soal pelabuhan

Stop narkoba (https://pixabay.com/id/) Usman menegaskan, Pelindo ingin memastikan kontribusinya terhadap lingkungan sekitar tidak berhenti pada pembangunan dan pengelolaan infrastruktur pelabuhan, tetapi juga menyentuh masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Menurut dia, para pelajar dalam kegiatan tersebut mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba, faktor yang dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan, hingga pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat.
"Edukasi diberikan secara interaktif melalui sosialisasi, diskusi, dan sesi tanya jawab bersama narasumber dari BNN," kata dia.
2. Ikut menyiapkan generasi muda

ilustrasi generasi muda (pexels.com/Irgi Nur Fadil) Usman menilai pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara Pelindo dan BNN, menurut dia, menjadi penting karena masing-masing memiliki peran yang saling melengkapi.
BNN memiliki kompetensi dalam upaya pencegahan dan edukasi mengenai narkoba, sedangkan Pelindo memiliki kedekatan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini sekaligus mendorong keberanian generasi muda untuk mengenali risiko dan mengatakan tidak terhadap narkoba. Ini merupakan bagian dari kontribusi Pelindo dalam menjaga lingkungan sekaligus mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing,” lanjut Usman.
3. Generasi muda jadi investasi masa depan

ilustrasi generasi muda Indonesia (unsplash.com/Hobi Industri) Direktur Advokasi BNN RI, Tatiek Sufahriani, menekankan bahwa membangun ketahanan generasi muda terhadap narkoba merupakan investasi penting bagi masa depan Indonesia.
“Kita hari ini sedang membangun generasi yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, membangun generasi yang sehat, produktif, dan mampu menjaga dirinya dari berbagai pengaruh negatif merupakan investasi yang sangat penting. Saya berharap semangat ini dapat menjadi bagian dari Sobat ANANDA BERSINAR,” ujar Tatiek.
Kepala SMA Negeri 18 Jakarta Mutmainah menyambut positif kolaborasi Pelindo dan BNN dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada para siswa.
“Terima kasih kepada BNN dan Pelindo atas kegiatan sosialisasi Merdeka Tanpa Narkoba. Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi sekolah yang bebas dari narkoba, bertanggung jawab, dan percaya diri, serta memberikan manfaat bagi siswa, sekolah, dan lingkungan sekitar,” ujar Mutmainah.
Program “Sobat ANANDA BERSINAR: Merdeka Tanpa Narkoba” juga dilaksanakan di sekolah-sekolah di Surabaya, Medan, dan Makassar. Perluasan program ke empat kota tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran mengenai bahaya narkoba di kalangan generasi muda, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional Pelindo.


















