PDIP Beri Alarm Keselamatan Wisata Usai Kecelakaan Pelatih Valencia

- PDIP nilai faktor keselamatan belum jadi prioritasEvita menilai, faktor keselamatan di sektor pariwisata belum menjadi prioritas. Kecelakaan di lokasi wisata masih kerap terjadi.
- Pemerintah harus sigapLasarus mengatakan, kecelakaan di Labuan Bajo itu menjadi alarm bagi pemerintah. Keselamatan dan keamanan di sektor pariwisata harus ditingkatkan.
- Masih ada satu korban yang belum dihentikanOperasi pencarian Tim SAR Gabungan terhadap satu WNA Spanyol korban KM Putri Sakinah resmi dihentikan, Jumat (9/1/2025), 15.00 WITA.
Jakarta, IDN Times - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) mendorong pemerintah untuk menjaga keselamatan transportasi wisata. Hal itu buntut kecelakaan yang dialami keluarga pelatih tim sepak bola wanita klub Valencia Fernando Martin, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, akhir Desember 2025 lalu.
Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty, mengingatkan pemerintah terkait dengan faktor keselamatan dan keamanan di sektor pariwisata yang harus selalu dijaga.
"Harus ada perbaikan yang serius dari sisi tata kelola pariwisata nasional dengan menempatkan faktor safety and security atau faktor ’S’ sebagai yang utama setelah aksesibilitas, amenitas, atraksi atau 3A+S. Safety and security tourism harus menjadi pilar utama pariwisata Indonesia, agar sektor ini tumbuh aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” ujar Evita dalam keterangannya, dikutip Rabu (21/1/2026).
1. PDIP nilai faktor keselamatan belum jadi prioritas

Evita menilai, faktor keselamatan di sektor pariwisata belum menjadi prioritas. Sebab, kecelakaan di lokasi wisata masih kerap terjadi.
“Berulangnya kecelakaan di destinasi wisata menunjukkan bahwa keselamatan dan keamanan belum menjadi prioritas utama kebijakan pariwisata. Satu nyawa yang hilang adalah kegagalan sistem. Ini tidak boleh dianggap hal biasa,” kata dia.
Secara terpisah, Ketua komisi V DPR RI, Lasarus, mengaku mendapat informasi, kalau kapal yang digunakan pelatih Valencia dan keluarganya itu dibuat bukan untuk mengangkut penumpang.
"Saya coba diskusi, saya kalau bicara soal kapal ini Pak, sering saya kontak Pak Soerjanto Tjahjono ini, Pak KNKT ini. Kapal Phinisi ini sedianya kan bukan untuk angkut orang Pak, ini kan untuk angkut barang," ucap lasarus.
2. Pemerintah harus sigap

Lasarus mengatakan, kecelakaan di Labuan Bajo itu menjadi alarm bagi pemerintah, keselamatan dan keamanan di sektor pariwisata harus ditingkatkan. Tujuannya, agar destinasi wisata di Indonesia semakin diminati, bukan ditinggalkan.
"Apalagi kejadian yang di Labuan Bajo ini, salah satu figur yang dikenal oleh dunia, pelatih sepak bola Valencia, sehingga dunia memperhatikan ke kita semua seperti apa standar keselamatan kita, dalam rangka kita mengawal seluruh wisatawan yang datang ke tempat kita, apapun moda transportasinya, termasuk kapal pinisi ini," ujar dia.
3. Masih ada satu korban yang belum dihentikan

Operasi pencarian Tim SAR Gabungan terhadap satu WNA Spanyol korban KM Putri Sakinah resmi dihentikan, Jumat (9/1/2025), 15.00 WITA. Keluarga korban menyatakan ikhlas dengan hasil pencarian selama 15 hari yang juga telah tiga kali diperpanjang ini.
Korban terakhir yang belum ditemukan ini merupakan anak dari pelatih tim sepak bola wanita klub Valencia Fernando Martin. Ia tenggelam bersama tiga korban lainnya pada 26 Desember 2026, Ketiga korban lainnya sudah ditemukan, termasuk Fernando.


















