Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Anggota DPR PDIP Dorong Pemerintah Tingkatkan Penyimpanan Cadangan BBM

Anggota DPR PDIP Dorong Pemerintah Tingkatkan Penyimpanan Cadangan BBM
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Yulian Gunhar dari PDIP mendesak pemerintah memperkuat cadangan BBM nasional untuk menghadapi potensi gangguan pasokan minyak dunia dan memastikan distribusi lancar menjelang Lebaran.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar tidak akan naik hingga Lebaran 2026 meski harga minyak mentah dunia melampaui 100 dolar AS per barel.
  • Kenaikan harga minyak global dipicu ketegangan geopolitik, sementara pemerintah menyiapkan strategi efisiensi jangka panjang melalui percepatan program biodiesel B50 dan bensin campuran etanol E20.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Anggota DPR Komisi XII dari Fraksi PDIP, Yulian Gunhar, mendorong pemerintah untuk meningkatkan penyimpanan cadangan bahan bakar minyak (BBM). Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya gangguan pasokan minyak dunia.

"Pemerintah harus segera memperkuat cadangan bahan bakar nasional. Meski saat ini, stok bahan bakar nasional diperkirakan cukup untuk 20 hingga 23 hari ke depan," ujar Yulian dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/3/2026).

1. Pemerintah harus pastikan kelancaran distribusi BBM jelang Lebaran

Ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Yulian juga mendorong pemerintah untuk memastikan kelancaran distribusi BBM jelang Idul Fitri 1447 H. Sebab, penggunaan BBM dipastikan akan meningkat pada masa mudik dan arus balik Lebaran.

Tak hanya BBM, dia juga meminta agar pasokan listrik ke masyarakat pada masa Lebaran terjaga.

“Agar pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) terus beroperasi dan pasokan listrik untuk masyarakat tetap aman,” kata dia.

2. Bahlil jamin tidak ada kenaikan BBM jelang Lebaran

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga Lebaran 2026.

Pemerintah akan mempertahankan harga BBM jenis Pertalite maupun solar subsidi meski harga minyak mentah dunia kini telah melampaui angka 100 dolar AS per barel.

"Saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini Insya Allah enggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi," kata dia di kantornya, Jakarta, Senin (9/3/2026).

3. Harga minyak melonjak akibat konflik global

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Kenaikan harga minyak dunia merupakan dampak ketegangan geopolitik Iran, Israel, dan AS. Namun, Bahlil menegaskan, persoalan utama Indonesia saat ini bukan pada ketersediaan stok, melainkan harga di level global.

"Problemnya kita sekarang bukan di stok. Stok gak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di harga. Nah, kita lagi akan meng-exercise untuk melakukan langkah-langkah yang komprehensif," ujar Bahlil.

Sebagai strategi jangka panjang sekaligus langkah efisiensi, Bahlil mengungkapkan rencana pemerintah untuk mempercepat mandatori B50 (pencampuran 50 persen biodiesel dan minyak solar) dan penerapan E20 (pencampuran bensin dan 20 etanol).

​Langkah itu dinilai lebih ekonomis dibanding terus bergantung pada minyak fosil murni saat harga dunia sedang tinggi. Menurutnya, melakukan blending atau pencampuran bahan bakar nabati lebih murah secara biaya.

"Kalau harga minyaknya fosil bisa melampaui 100 dolar AS per barel, maka itu lebih murah," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More