Pemerintah Kaji PJJ untuk Mahasiswa Mulai dari Semester 5

- Pemerintah tengah mengkaji penerapan pembelajaran jarak jauh bagi mahasiswa mulai semester 5 untuk menciptakan budaya kerja yang lebih efisien dan berbasis digital.
- Skema ini diharapkan mempermudah mobilitas mahasiswa serta mendorong penggunaan sistem digital dalam tugas dan administrasi akademik agar lebih praktis.
- Kemendiktisaintek akan menyiapkan pedoman PJJ bagi kampus, termasuk pengaturan jadwal kuliah agar dosen dapat bekerja dari rumah secara terstruktur.
Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan pemerintah sedang mengkaji pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mahasiswa dari semester 5 ke atas. Brian mengatakan, tujuan PJJ itu agar tercipta budaya kerja yang lebih efektif.
(PJJ) Semester 5. Jadi, kita meminta kampus-kampus untuk melihat, yang pertama adalah tentu kita kan membuat budaya kerja yang lebih efisien ya. Penggunaan digital gitu kan ya, sehingga untuk pendaftaran, untuk aplikasi, untuk ngecek transkrip dan lain sebagainya," ujar Brian di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/4/2026).
1. Mobilitas mahasiswa diharapkan bisa efisien

Brian mengatakan, mobilitas mahasiswa juga bisa lebih sederhana saat pembelajaran jarak jauh. Sehingga, diharapkan dalam mengerjakan tugas bisa diselesaikan dengan baik melalui digital.
"Mobilitas mahasiswa tuh bisa lebih sederhana karena semuanya digital. Itu yang pertama, sehingga jauh lebih efisien. Kita juga meminta tugas-tugas begitu itu sebisa mungkin digital, sehingga misalnya tugas akhir yang dulu harus cetak lima, itu bisa dikurangi," kata dia.
2. Dosen bisa bekerja dari rumah

Menurutnya, pemerintah juga sedang mengkaji terkait dosen bisa bekerja dari rumah dengan adanya skema pembelajaran jarak jauh. Nantinya, Kemendiktisaintek akan mengeluarkan pedomannya.
"Kemudian yang lainnya juga adalah pengaturan mata kuliah. Kita juga mempedomani arahan bahwa bagaimana satu hari tendik (tenaga kependidikan), dosen, itu tidak ke kampus gitu ya, bekerja dari rumah," ucap dia.
3. Pedoman PJJ akan diberikan kepada kampus

Nantinya, kata Brian, pedoman pembelajaran jarak jauh itu akan diberikan ke semua kampus. Sehingga, dosen bisa mempelajarinya agar waktu perkuliahan bisa efektif.
"Kita ingin mengatur, kita tentu berikan kepada kampus-kampus bagaimana dosen-dosen itu ketika bekerja tidak tersebar di lima hari, tetapi barangkali kan bisa empat hari, satu hari bisa bekerja dari rumah. Itu dengan mengatur perkuliahan sehingga lebih terkonsentrasi," imbuhnya.


















