PKB Pertimbangkan Gabung KIM Plus di Pilkada DKI Jakarta 2024

- PKB masih mempertimbangkan tawaran bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di Pilkada DKI Jakarta 2024 demi kebaikan Jakarta dan Indonesia.
- Wakil Ketua MPR RI menekankan pentingnya kerja sama dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, untuk membangun Jakarta.
- Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan akan ada kejutan terkait tambahan partai politik di KIM Plus untuk Pilkada DKI Jakarta 2024.
Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, bicara peluang partainya bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di Pilkada DKI Jakarta 2024.
Jazilul tak menampik bahwa PKB sudah mendapatkan tawaran untuk bergabung dalam koalisi itu. Ia mengatakan, PKB saat ini masih mempertimbangkan tawaran tersebut demi kebaikan Jakarta dan Indonesia selama lima tahun ke depan.
"Kita pertimbangkan, kita pertimbangkan, kan sudah ada di publik tawarannya, kita akan pertimbangkan untuk kebaikan Jakarta, kebaikan Indonesia," kata Jazilul di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/8/2024).
1. Butuh kebersamaan untuk membangun Jakarta

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa) Wakil Ketua MPR RI itu berpandangan, untuk membangun Jakarta dibutuhkan kerja sama sekaligus kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali partai politik.
PKB sendiri, kata dia, senantiasa mengedepankan kebersamaan dalam urusan kenegaraan, termasuk untuk membangun Jakarta dalam lima tahun yang akan datang.
"Pertama, kebersamaan kolaborasi, Indonesia membutuhkan kolaborasi, termasuk di Jakarta. Dan PKB selalu mengedepankan kebersamaan," kata dia.
2. Gerindra ungkap bakal ada kejutan soal koalisi di Pilkada DKI

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad pastikan partainya tutup pintu dukungan ke Anies di Pilkada DKI Jakarta 2024. (IDN Times/Amir Faisol) Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, akan ada kejutan terkait bentuk koalisi khusus di Pilkada DKI Jakarta 2024.
Dia mengatakan, kejutan itu terkait tambahan partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM). Ia pun menyebutnya sebagai KIM Plus.
Untuk diketahui, KIM merupakan koalisi gabungan partai politik yang terdiri dari Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PBB, Gelora, Garuda, Prima, dan PSI. Koalisi berhasil mengantarkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
"Oh ya pasti KIM Plus gitu, udah," ujar dia.
Dasco sendiri masih enggan menyebutkan tambahan partai politik itu, apakah termasuk PKS, NasDem atau PKB. Ia hanya memastikan, akan ada kejutan besar untuk Pilkada DKI Jakarta 2024.
"Ada, nanti tunggu kejutan, oke ya," ujar dia.
3. PKB ungkap dukungan ke Anies sudah 99 persen

Anies Baswedan hadir di acara Ngobrol Seru by IDN Times pada Selasa (11/6/2024). (IDN Times/Tata Firza) Padahal, PKB sebelumnya pernah memastikan bahwa probabilitas dukungan terhadap petahana, Anies Baswedan, di Pilkada DKI Jakarta 2024 sudah mencapai 99,9 persen.
Menurut dia, surat keputusan (SK) rekomendasi PKB tinggal diketik untuk diserahkan kepada Anies sebagai syarat pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta.
"Kalau (dukungan) ke Pak Anies 99,9 persen. Ya ini udah 99,9 tinggal ketik doang kirim, draf udah ada," kata Jazilul.
Adapun alasan kenapa PKB tak kunjung menandatangani surat rekomendasi itu menurut Jazilul, karena partainya masih mencermati partai-partai lain yang mau bergabung dalam koalisi pemenangan Anies Baswedan di Jakarta.
"Menunggu yang lain. Partai-partai yang lain yang masih ragu-ragu ayo bareng. Yang punya kepentingan bersama dengan Pak Anies ayo bicarakan. Gitu aja," kata dia.






















