Prabowo 54 Kali ke Luar Negeri, Ini Daftar Negara Paling Sering Dikunjungi

- Presiden Prabowo telah melakukan 54 kunjungan luar negeri ke 29 negara sejak dilantik pada Oktober 2024, menghasilkan emisi karbon sekitar 10.002 ton CO2 dari total 83 leg penerbangan.
- Malaysia menjadi negara yang paling sering dikunjungi sebanyak lima kali, disusul Prancis, Inggris, dan Uni Emirat Arab masing-masing empat kali selama masa kepemimpinannya.
- Kunjungan Prabowo ke berbagai negara mencakup agenda diplomatik strategis seperti penguatan kerja sama ekonomi, pertahanan, energi terbarukan, hingga isu kemanusiaan dan pendidikan.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto tercatat telah melakukan 54 kunjungan luar negeri ke 29 negara sejak dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Data tersebut diungkapkan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), dalam kajiannya mengenai dampak emisi penerbangan dari perjalanan luar negeri Presiden Prabowo.
Dalam kajian tersebut, data LPEM FEB UI menunjukkan, dari total 83 leg penerbangan tersebut, perjalanan Prabowo diperkirakan menghasilkan emisi karbon mencapai 10.002,72 ton karbon dioksida (CO2).
Dalam lawatannya, Prabowo tercatat menggunakan tiga jenis pesawat, yakni Boeing 737-700 BBJ untuk 41 leg penerbangan, Boeing 777-300ER untuk 38 leg, serta Airbus A330-200 sewaan Comlux untuk 4 leg penerbangan.
Adapun September 2025 menjadi periode dengan aktivitas perjalanan tertinggi, yakni 10 leg penerbangan ke tujuh negara yang menghasilkan sekitar 1.609 ton CO2.
Lalu, negara mana saja yang paling sering dikunjungi Prabowo selama 54 kunjungan ke luar negeri itu? Berikut daftarnya.
1. Malaysia, berkunjung 5 kali

Berdasarkan data dari LPEM FEB UI, Malaysia tercatat sebagai negara yang paling sering dikunjungi Prabowo sejak menjabat presiden, yaitu sebanyak lima kali.
Kunjungan pertama Prabowo semenjak dilantik jadi presiden tercatat dilakukan pada 9 Januari 2025. Saat itu ia bertemu Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, untuk membahas peluang peningkatan kolaborasi di berbagai bidang dalam jamuan makan siang.
Kunjungan kedua Prabowo ke Malaysia pada 27 Januari 2025. Dilansir dari laman resmi ksp.go.id, Prabowo bertemu Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim dan Anwar Ibrahim. Dalam kunjungan ini, Prabowo juga menerima tanda kehormatan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) dari Kerajaan Malaysia.
Tiga bulan berselang, Prabowo kembali mengunjungi Malaysia, tepatnya pada 6 April 2025. Dilansir dari setkab.go.id, kunjungan ini dilakukan untuk bersilaturahmi dengan Anwar Ibrahim dalam rangka Idul Fitri 1446 H.
Dilansir dari setneg.go.id, pada 25 Mei 2025, Prabowo kembali mengunjungi Malaysia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN di Kuala Lumpur.
Pada kunjungan kelimanya ke Malaysia, Prabowo menghadiri KTT ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur pada 26–28 Oktober 2025.
2. Prancis, berkunjung 4 kali

Negara kedua terbanyak yang dikunjungi Prabowo adalah Prancis. LPEM FEB UI mencatat, terdapat empat kunjungan Prabowo ke Prancis.
Dilansir dari setkab.go.id, Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan untuk menghadiri perayaan Bastille Day 2025 pada 14 Juli 2025.
Setelah itu, Prabowo kembali mengunjungi Prancis pada Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam jamuan makan malam pribadi di Istana Élysée.
Tiga bulan berselang, Prabowo kembali mengunjungi Prancis pada 13-14 April 2026. Prabowo menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia-Prancis di sejumlah sektor, seperti energi, pendidikan, komunikasi digital, dan investasi jangka panjang.
Terakhir, Prabowo kembali mengunjungi Prancis pada 26-29 Mei 2026. Dilansir dari laman setneg.go.id, sebelum memulai agenda kenegaraan, Prabowo melaksanakan salat Idul Adha dan bersilaturahmi dengan warga negara Indonesia (WNI) di Wisma KBRI Paris.
3. Inggris, berkunjung 4 kali

LPEM FEB UI juga mencatat kunjungan Prabowo ke Inggris sebanyak empat kali. Kunjungan pertama dilakukan pada 20-21 November 2024. Dilansir dari laman presidenri.go.id, selama berada di London, Prabowo bertemu Raja Charles III, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dan Wakil Perdana Menteri Angela Rayner dalam kunjungan kenegaraan.
Kunjungan kedua dilakukan pada bulan Juli 2025. Dilansir dari ANTARA, Inggris menjadi salah satu dari enam negara yang dikunjungi Prabowo dalam rangkaian lawatan luar negeri selama 15 hari.
Prabowo kembali mengunjungi Inggris pada 18-21 Januari 2026. Dilansir dari laman setneg.go.id, Prabowo bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III. Pertemuan itu adalah upaya memperkuat kerja sama Indonesia-Inggris di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pertahanan dan keamanan, hingga isu iklim dan energi.
Sebulan setelahnya, Prabowo kembali mengunjungi Inggris pada 23 Februari 2026. Dilansir dari laman setkab.go.id, ia menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BPI Danantara dan Arm Limited di London.
4. Uni Emirat Arab (UEA), berkunjung 4 kali

Dari penelusuran rilis pers di laman resmi presidenri.go.id, Prabowo juga tercatat telah mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) sebanyak empat kali sejak menjabat sebagai presiden.
Kunjungan pertama dilakukan pada 23 November 2024. Prabowo bertemu Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Qasr Al Watn, Abu Dhabi. Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan hubungan bilateral, termasuk kerja sama di bidang perdagangan, investasi, energi terbarukan, ketahanan pangan, hingga aksi kemanusiaan di Gaza.
Kunjungan kedua Prabowo ke UEA dilakukan pada 9 April 2025. Prabowo kembali bertemu Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Abu Dhabi dan menghasilkan sejumlah dokumen kerja sama yang disepakati Indonesia dan UEA, sebelum Prabowo melanjutkan lawatan ke Turki.
Setelah itu, Prabowo kembali mengunjungi UEA pada 12 September 2025 untuk bertemu dengan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Abu Dhabi. Pertemuan tersebut membahas dinamika kawasan Timur Tengah, sekaligus memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama Indonesia–UEA di berbagai bidang.
Kunjungan keempat Prabowo ke UEA dilakukan pada Februari 2026. Kunjungan tersebut merupakan momentum untuk mempererat hubungan Indonesia–UEA, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
5. Rusia, berkunjung 3 kali

Menurut data yang dihimpun LPEM FEB UI, Prabowo tercatat telah melakukan lawatan ke Rusia sebanyak tiga kali.
Kunjungan pertama dilakukan pada Juni 2025 atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dilansir dari laman setneg.go.id, Prabowo menghadiri forum ekonomi internasional di St. Petersburg sekaligus menggelar pertemuan bilateral untuk membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia-Rusia.
Enam bulan berselang, Prabowo kembali mengunjungi Rusia pada 10 Desember 2025. Dilansir dari laman presidenri.go.id, Prabowo menggelar pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin. Keduanya membahas hubungan bilateral hingga dinamika geopolitik global, sebagai upaya memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Rusia.
Terakhir, Prabowo kembali bertolak ke Rusia pada 13 April 2026. Dilansir dari setneg.go.id, kunjungan tersebut dilakukan sebelum lawatan ke Prancis dan membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia-Rusia di berbagai sektor.
6. Brasil, berkunjung 3 kali

LPEM UI juga mencatat Brasil sebagai salah satu negara yang sering dikunjungi Prabowo, yakni sebanyak tiga kali.
Dilansir dari laman setkab.go.id, Prabowo pertama kali mengunjungi Brasil pada November 2024 untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Rio de Janeiro. Selain itu, ia juga dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat di sela-sela rangkaian KTT.
Pada bulan Juli 2025, dilansir dari setneg.go.id, Prabowo kembali ke Brasil untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Rio de Janeiro, Brasil pada 5-7 Juli 2025.
Setelah itu, Prabowo melanjutkan perjalanannya ke Ibu Kota Brasil, Brasília, untuk menjalani kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva pada 8-9 Juli 2025. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat kemitraan strategis serta menjajaki peluang kerja sama di berbagai bidang antara Indonesia dan Brasil.


















