Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman, Tetap di Posisi Semula

Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman, Tetap di Posisi Semula
Potret Patung Jenderal Sudirman di Jakarta menghadap Istana Negara. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membatalkan rencana pemindahan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas demi meredam perdebatan publik.
  • Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan menjaga nilai historis patung yang menjadi simbol perjuangan nasional.
  • Penataan kawasan TOD Dukuh Atas tetap dilanjutkan dengan fokus pada estetika, kenyamanan, serta fungsi ruang publik hingga target rampung tahun 2028.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membatalkan rencananya untuk memindahkan Patung Jenderal Sudirman, seiring pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) Dukuh Atas melalui pembangunan pedestrian deck yang dicanangkan rampung pada 2028.

Menurut Pramono, keputusan mempertahankan posisi patung dilakukan untuk mengakhiri perdebatan yang berkembang di masyarakat terkait rencana penataan kawasan tersebut.

"Yang paling penting setelah kami merenungkan berhari-hari, patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini. Jadi tidak akan kita geser," kata Pramono di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Politikus PDIP itu mengatakan, penataan kawasan akan tetap dilanjutkan dengan mengedepankan aspek estetika, kenyamanan, dan fungsi ruang publik bagi masyarakat.

"Supaya tidak menjadi polemik, tempat ini menjadi tempat lebih baik, lebih indah," ujar dia.

Pramono sempat memiliki keinginan untuk memindahkan patung Jenderal Sudirman yang berada di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, ke titik perbatasan antara Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman. Menurut Pramono, pemindahan akan membuat keberadaan patung Jenderal Sudirman lebih ikonik, dan mudah dinikmati masyarakat.

"Patung Sudirman tentu kita harus memberikan apresiasi karena bagaimanapun ini adalah jenderal besar. Sehingga nanti kalau di Dukuh Atas akan dibangun, dikoneksikan, Patung Sudirman harus ditempatkan yang betul-betul di depan," kata Pramono dalam keterangan resmi, Jumat, 3 Oktober 2025.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah

Related Articles

See More