Pramono Resmikan Mobil Klinik Hewan, DPRD: Jakarta Kian Ramah Hewan

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang dilengkapi peralatan medis untuk melayani kesehatan hewan di seluruh wilayah Jakarta.
- Pemprov DKI menargetkan 23 ribu hewan disterilisasi pada 2026 sebagai langkah menjadikan Jakarta kota ramah hewan dan mempertahankan status bebas rabies.
- DPRD DKI mendukung program ini namun menilai layanan mobil klinik perlu diperluas agar manfaatnya lebih merata, dengan tarif mengikuti Perda Nomor 1 Tahun 2024.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau pelayanan Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang sudah dilengkapi peralatan medis. Lima mobil akan beroperasi di lima kota administrasi guna melayani kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga Jakarta.
"Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankan, dan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies," ucap Pramono.
1. Target 23 ribu hewan disterilisasi

Pramono menambahkan, pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 23 ribu hewan yang akan menjalani sterilisasi. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap hewan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya. Ini merupakan sebuah terobosan baru, mungkin pertama kali ada di Indonesia, dimulai dari Jakarta, karena kami ingin Jakarta menjadi kota yang ramah hewan, apa pun jenis hewannya," ujarnya.
2. Jakarta kota ramah hewan

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth menilai, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini menandakan Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud.
"Jakarta targetnya adalah menjadi kota ramah hewan. Dengan adanya klinik hewan yang mobile seperti ini menandakan target tersebut perlahan tercapai," ujar Kenneth.
Menurut pria yang akrab disapa Bang Kent itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo sudah merealisasikan salah satu janji kampanyenya dengan memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat Jakarta.
Langkah tersebut akan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan publik, termasuk di bidang kesehatan hewan.
"Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan akses pelayanan kesehatan hewan yang diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, baik bagi pemilik hewan peliharaan maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan di Ibu Kota," katanya.
3. Layanan mobil klinik harus diperluas

Meski demikian, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menilai, pengembangan layanan masih perlu terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Untuk sementara, seluruh layanan yang tersedia pada Mobil Klinik Hewan Keliling ini masih dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku.
Kent menjelaskan, besaran tarif telah mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah. dan diberlakukan bagi seluruh masyarakat, termasuk pemilik hewan dengan KTP non-DKI Jakarta.
"Jadi kalau memang ada kejadian khusus atau pemilik hewan mungkin kurang mampu, ke depan akan ada pertimbangan khusus lah. Mungkin bisa digratiskan," katanya.

















