Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Sebut JRF dan Konser Ye Beri Dampak Ekonomi Rp625 M bagi Jakarta

2 min read
Pramono Sebut JRF dan Konser Ye Beri Dampak Ekonomi Rp625 M bagi Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, setelah menyelesaikan lari 10K di Jakarta Running Festival 2026, pada Minggu (25/10/2026). (IDN Times/Tino).
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta Running Festival dan konser Ye pada 24–25 Oktober 2026 menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp625 miliar bagi Jakarta.
  • Jakarta Running Festival diperkirakan menyumbang Rp175 miliar, sedangkan konser Ye sekitar Rp450 miliar, mencakup penjualan tiket dan aktivitas ekonomi sebelum hingga setelah acara.
  • Dampak kedua acara turut dirasakan hotel dan pusat perbelanjaan; JRF diikuti 37 ribu pelari dari 48 negara, sementara tiket konser Ye dibeli penggemar dari 73 negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) dan konser Kanye West atau Ye memberikan dampak ekonomi sekitar Rp625 miliar bagi Jakarta. Nilai tersebut dari kedua acara yang berlangsung 24-25 Oktober 2026 di Jakarta.

Pramono mengatakan, Jakarta Running Festival menyumbang dampak ekonomi sebesar Rp175 miliar. Perhitungan tersebut dilakukan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah koordinasi Asisten Keuangan.

"Yang menggembirakan adalah ketika Jakarta Running Festival berlangsung selama dua hari, keduanya dalam kondisi udara yang cukup nyaman. Kemarin saya juga ikut lari 10 kilometer. Alhamdulillah, bisa sampai di finish di bawah COT (cut-off time)," ucap Pramono di Jakarta Barat, Senin (26/10/2026).

  1. 1. Konser Kanye West sumbang Rp450 miliar

    YE JKT_28.jpg
    Konser Ye (Kanye West) di Jakarta/ Doc: Raw Vision Collective

    Sementara itu, penyelenggara konser Kanye West diperkirakan memberikan dampak ekonomi sekitar Rp450 miliar. Angka tersebut tidak hanya berasal dari penjualan tiket, tetapi juga aktivitas ekonomi lain yang muncul sebelum dan setelah konser berlangsung.

    "Jadi, itulah yang terjadi dalam dua hari ini. Ye kurang lebih Rp450 miliar, kemudian Jakarta Running Festival Rp175 miliar. Kalau dijumlahkan, kurang lebih Rp625 miliar. Walaupun, saya pribadi meyakini pasti lebih dari ini," ucapnya.

  2. 2. Hotel dan pusat perbelanjaan merasakan dampaknya

    -
    Potret garis finis di Jakarta Running Festival 2026, Minggu (25/10/2026). (IDN Times/Tino).

    Menurut Pramono, angka tersebut belum sepenuhnya mencakup seluruh aktivitas ekonomi masyarakat yang dipicu kedua kegiatan. Sejumlah sektor yang turut merasakan dampaknya antara lain perhotelan dan pusat perbelanjaan.

    "Karena aktivitas masyarakat kan tidak bisa semuanya dihitung, tetapi beberapa hal yang berkaitan dengan perhotelan, kemudian belanja di mal, dan sebagainya akibat dampak ini, yang bisa dihitung angkanya kurang lebih seperti itu," katanya.

  3. 3. Konser Ye dan JRF tarik turis asing ke Indonesia

    -
    Potret para pelari di garis start Full Marathon di Jakarta Running Festival 2026, Minggu (25/10/2026). (Dok. JRF).

    Jakarta Running Festival digelar pada 24–25 Oktober 2026 dan diikuti sekitar 37 ribu pelari dari 48 negara. Sementara Konser Ye Live in Jakarta 2026 digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

    Konser tersebut menarik penonton mancanegara. Menurut data yang disampaikan pihak penyelenggara sebelum acara, 52,8 persen pembelian tiket dalam 24 jam pertama berasal dari penggemar di 73 negara.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More