Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Dudung Abdurachman, Eks KSAD yang Kini Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Profil Dudung Abdurachman, Eks KSAD yang Kini Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Intinya Sih
  • Dudung Abdurachman, lahir di Bandung tahun 1965, menempuh pendidikan militer sejak muda dan meraih gelar akademik hingga doktor di bidang ekonomi serta manajemen.
  • Karier militernya menanjak dari infanteri hingga memimpin berbagai posisi strategis seperti Pangdam Jaya, Pangkostrad, dan akhirnya menjabat sebagai KSAD periode 2021–2023.
  • Usai pensiun dari TNI, Dudung dipercaya menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional sebelum kini resmi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2021-2023 Jenderal (Purn), Dudung Abdurachman kembali jadi sorotan publik setelah dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Dudung sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional. Sosoknya dikenal sebagai jenderal dengan perjalanan karier panjang di militer serta rekam jejak jabatan strategis.

Menghimpun dari berbagai sumber, berikut profil lengkapnya, mulai dari tempat lahir, pendidikan, hingga perjalanan karier.

1. Lahir di Bandung, tempuh pendidikan militer sejak muda

Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman hadir di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK pada Sabtu (10/2/2024). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman hadir di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK pada Sabtu (10/2/2024). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Dudung Abdurachman lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 19 November 1965. Ia tumbuh dan besar di kota tersebut, yang juga menjadi tempat awal perjalanan pendidikannya.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Patrakomala Bandung, kemudian dilanjutkan ke SMP Kartika XIX-1 Bandung, dan SMA Negeri 9 Bandung. Setelah lulus SMA, Dudung memutuskan masuk dunia militer dengan menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada 1988.

Tak hanya pendidikan militer, ia melanjutkan studi akademik dengan meraih gelar sarjana, magister, hingga doktor di bidang ekonomi dan manajemen dari sejumlah perguruan tinggi.

Dudung meraih gelar S1 dari Universitas Krisnadwipayana Jakarta pada 2010, S2 dari STIE Makassar pada 2013, dan S3 dari Universitas Trisakti.

Pada tahun 2023, ia diangkat sebagai guru besar manajemen strategis di Sekolah Tinggi Hukum Militer AHM-PTHM. Selama berkarier di TNI, Dudung telah mengikuti berbagai pendidikan, termasuk Sesarcabif, Diklapa I, Dik Para, Diklapa II, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI, dan Lemhannas PPRA 52.

2. Karier militer moncer, pernah pimpin kostrad

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini bertemu dengan Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman (dok. KemenPANRB)
Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman (dok. KemenPANRB)

Karier Dudung dimulai setelah lulus dari Akmil dan bergabung di kecabangan infanteri TNI Angkatan Darat. Sejak saat itu, ia menapaki berbagai posisi penting dalam tubuh militer.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Komandan Rindam II/Sriwijaya, Wakil Gubernur Akmil, hingga Gubernur Akmil. Ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya pada 2020–2021, sebelum kemudian dipercaya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Kariernya terus menanjak hingga akhirnya Dudung diangkat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada 2021, posisi tertinggi di lingkungan TNI AD.

3. Pernah jadi KSAD hingga Penasihat Khusus Presiden

Screenshot_20250729_153030_Instagram.jpg
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Purn Dudung Abdurachman bersama putra ketiganya Letda Inf Muhammad Akbar A. (www.instagram.com/@dudung_abdurachman)

Puncak karier militer Dudung terjadi saat ia menjabat sebagai KSAD periode 2021–2023. Dalam posisi tersebut, ia memimpin organisasi TNI Angkatan Darat dan terlibat dalam berbagai kebijakan strategis pertahanan.

Setelah memasuki masa purnatugas, Dudung tetap dipercaya mengemban peran penting di pemerintahan. Ia ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional pada 2024 dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Related Articles

See More