Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Gontor Pidato Menohok Depan Prabowo

- KH Hasan Abdullah Sahal menjadi sorotan setelah berbicara blak-blakan di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan 100 tahun Gontor di Ponorogo, 19 September 2026.
- Lahir di Gontor pada 24 Mei 1947, putra KH Ahmad Sahal, ia menempuh pendidikan di Gontor, Universitas Islam Madinah, serta spesialisasi Hadis di Al-Azhar Mesir.
- Sejak 1985, Kiai Hasan memimpin PMDG, mendirikan dua pesantren, mengajar di ISID, aktif dalam dakwah internasional, dan menulis sejumlah karya keagamaan.
Jakarta, IDN Times - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal, menjadi sorotan publik, setelah berani bicara blak-blakan di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada acara peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.
Kiai Hasan memimpin PMDG pada 1985. Dilansir dari laman resmi Gontor, Kiai Hasan lahir di Gontor pada 24 Mei 1947. Dia merupakan putra keenam dari KH Ahmad Sahal yang merupakan tiga dari Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor: KH Ahmad Sahal, KH Zainuddin Fananie, dan KH Imam Zarkasyi.
1. Kiai Hasan menimba ilmu di Gontor hingga Madinah dan Mesir

Ilustrasi pendidikan. (IDN Times/Aditya Pratama) Kiai Hasan menyelesaikan SD di Gontor pada 1959. Tiga bulan sebelum lulus SD, ia diterima di KMI Pondok Modern Gontor. selesai KMI pada 1965.
Kiai Hasan kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Ushuluddin IPD dan mengajar di KMI selama dua setengah tahun. Pada 1967, Kiai Hasan melanjutkan studi di Fakultas Da’wah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah Al-Munawwarah.
Kemudian pada 1992, Kiai Hasan mengambil program studi spesialisasi Hadis di Universitas Al-Azhar Mesir.
2. Pengalaman organisasi

Pimpinan Ponpes Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal saat menyampaikan sambutan dalam perayaan 100 tahun Gontor, Sabtu (19/9/2026). Tangkapan Layar YouTube Gontor TV. Kiai Hasan juga memiliki pengalaman di berbagai organisasi di bidang akademisi. Berikut pengalaman organisasinya:
1. Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (1985 sampai sekarang)
Saat pertama kali ditunjuk pada 1985, Kiai Hasan juga memimpin PMDG bersama dua orang lainnya, K.H. Shoiman Luqmanul Hakim dan K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A.Saat ini, Kiai Hasan memimpin Pondok Modern Darussalam Gontor bersama dua orang lainnya Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, dan Drs. K.H. Muhammad Akrim Mariyat
2. Pendiri Pondok Pesantren Putri al-Mawaddah Coper Jetis Ponorogo 1989.
3. Pendiri dan Pengasuh Pondok Tahfidz Qur’an al-Muqoddasah Nglumpang Mlarak 1992.
4. Dosen ISID (1977 – sekarang).
3. Pengalaman ke luar negeri

Pimpinan Ponpes Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal saat sambutan dalam perayaan 100 tahun Gontor, Sabtu (26/9/2026). (Gontor TV) Berikut pengalaman luar negeri Kiai Hasan:
1. Mengikuti Seminar Bahasa Arab di Brunei Darussalam pada 1993.
2. Da’wah di Malaysia pada 1999, Hong Kong 1999 dan 2000, Korea Selatan 1999, dan Jepang 2001.
3. Kunjungan luar negeri lainnya, yaitu ke Singapura pada 1999; Jordan, Syiria, Israel, Turki, Jerman, Prancis, dan Belgia pada 2002; Australia 2003; dan Saudi Arabia, Mesir, Thailand, India, serta Pakistan.
Sebagai seorang akademisi di bidang agama, Kiai Hasan juga menelurkan sejumlah karya tulis, di antaranya:
1. Membina Keluarga Muslim
2. Pegangan Para Qori’
3. Obsesi Hasan Abdullah Sahal
4. Ceramah-ceramah Kontemporer
5. Allamatnil Hayah (Kehidupan Mengajariku I, II, dan III).


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















