Rano Karno Ingin Bangun Monorel di Kawasan Ragunan Hingga Setu Babakan

Area parkir di area perkemahan akan dimanfaatkan sebagai tempat parkir bagi pengunjung Ragunan yang ingin naik monorel.
Pembangunan monorel tidak hanya berhenti di kawasan Ragunan, tetapi akan diteruskan hingga ke kawasan Setu Babakan tanpa berdampak negatif terhadap satwa di TMR.
Rencana pembangunan monorel bertujuan mengurai kemacetan di sekitar Ragunan, terutama saat akhir pekan karena kondisi infrastruktur jalan masih sempit dan rawan padat kendaraan.
Jakarta, IDN Times – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan rencana pembangunan monorel hingga ke kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) sebagai salah satu opsi pembenahan transportasi publik.
Rano mengatakan, pembangunan akses transportasi publik berupa monorel tersebut ditujukan untuk memfasilitasi warga yang ingin berkunjung ke TMR.
“Nah kita juga ada rencana mau revitalisasi Ragunan. Kita akan bikin semacam apa ya train monorail,” ujar Rano, Kamis (8/1/2025).
1. Area parkir di area perkemahan

Rano menjelaskan, perkemahan Pramuka Ragunan nantinya akan dimanfaatkan sebagai area parkir bagi pengunjung. Dari lokasi tersebut, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan menuju Ragunan menggunakan monorel.
“Jadi nanti area parkirnya adalah di depan, di tempat pramuka itu, nanti orang-orang kalau mau ke Ragunan naik monorail,” ujarnya.
2. Pembangunan monorel diteruskan ke Setu Babakan

Lebih lanjut, Rano mengatakan monorel yang dibangun tidak hanya berhenti di kawasan Ragunan, tetapi akan diteruskan hingga ke kawasan Setu Babakan. Ia menegaskan, pembangunan monorel tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap satwa di TMR.
“Karena selain tidak ada emisi, juga tidak mengganggu hewan-hewan yang ada,” ucapnya.
3. Monorel untuk urai kemacetan

Menurut Rano, rencana pembangunan monorel juga bertujuan mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Ragunan, terutama saat akhir pekan. Ia menilai kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan tersebut masih sempit dan rawan padat kendaraan.
“Jadi rencananya kalau memang kita bikin monorail, akan saya tarik sampai ke sini. Karena di sini infrastruktur, teman-teman lihat datang ke sini kan jalan sempit, segala macam, macet, apalagi kalau hari Minggu, waduh, membludak, itu harus dicari jalannya.” katanya.



















