Segera Dikirim ke RI, KRI Prabu Siliwangi Sukses Uji Tembak Meriam

- Uji penembakan meriam untuk mengecek efektivitas operasional dan keselamatan
- Uji coba sekoci dilakukan untuk meningkatkan keterampilan awak kapal
- KRI Prabu Siliwangi-321 dijadwalkan tiba di Indonesia pada Maret 2026
Jakarta, IDN Times - KRI Prabu Siliwangi-321 berhasil melaksanakan uji penembakan pertama Meriam Sovraponte 76 mm di perairan Italia pada Kamis, 22 Januari 2026. Uji penembakan meriam ini merupakan bagian dari sederet proses yang perlu dilakukan sebelum kapal perang milik TNI Angkatan Laut (AL) itu berlayar ke Indonesia.
KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan satu dari dua kapal pesanan Kementerian Pertahanan ke galangan kapal Italia, Fincantieri. Satu kapal perang lainnya yakni KRI Brawijaya-320 telah tiba di perairan Indonesia pada 8 September 2025.
"Penembakan meriam itu dalam rangka pelayaran uji coba structural firing sebagai bagian dari rangkaian sea going lanjutan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul di dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan uji penembakan meriam itu, katanya, juga menguji integrasi sistem senjata dan memastikan seluruh aspek mekanis serta elektrikal berfungsi sesuai dengan spesifikasi teknis. Pada 8 Januari 2026, prajurit TNI AL itu berhasil melakukan pelayaran perdana dari Fincantieri menuju ke Dermaga North Side Arsenale Italian Navy.
1. Uji penembakan meriam juga untuk mengecek efektivitas operasional

Lebih lanjut, Tunggul mengatakan, penembakan perdana meriam itu menjadi momen penting dalam tahapan uji coba kapal perang milik TNI AL itu. Ketika dilakukan penembakan, tim kapal turut mengamati getaran, respons struktur dan stabilitas platform senjata.
"Semua diamati secara menyeluruh guna menjamin keselamatan dan efektivitas operasional di masa mendatang," ujar perwira tinggi di TNI AL itu.
Ia menyebut seluruh rangkaian kegiatan itu dilaksanakan dengan menerapkan prosedur keselamatan secara ketat, dan melibatkan personel sesuai fungsi serta keahliannya masing-masing.
2. Uji coba sekoci juga dilakukan

Tunggul mengatakan dalam uji coba penembakan meriam perdana itu, tim KRI Prabu Siliwangi-321 turut melakukan uji coba peran sekoci. Hal ini dilakukan untuk menguji kesiapan sistem penurunan dan pengoperasian sekoci.
"Uji coba itu juga berfungsi untuk meningkatkan keterampilan awak kapal dalam mendukung keselamatan pelayaran dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat," katanya.
Melalui rangkaian uji coba tersebut, kata Tunggul, diharapkan KRI Prabu Siliwangi-321 semakin siap memasuki tahapan operasional berikutnya, dan mampu mendukung tugas-tugas TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan nasional, sesuai perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
3. KRI Prabu Siliwangi-321 dijadwalkan tiba di Indonesia pada Maret 2026

Sementara, KRI Prabu Siliwangi-321 dijadwalkan bertolak dari perairan Italia pada Februari 2026. Dijadwalkan kapal perang buatan galangan kapal Fincantieri itu tiba di perairan Tanah Air pada Maret 2026. Namun, jadwal itu bisa berubah sesuai dengan faktor teknis dan kondisi pelayaran.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan bagian dari program modernisasi alutsista matra laut untuk memperkuat pertahanan maritim nasional.
“Saat ini kapal berada dalam tahap persiapan akhir sebelum pelayaran menuju Indonesia,” ujar Rico ketika dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).
KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan sister ship KRI Brawijaya-320 yang telah lebih dulu dioperasikan TNI AL sejak 2025. Sister ship sendiri merupakan istilah dalam dunia perkapalan yang dimaknai sebagai kapal yang didesain hampir identik satu sama lain.
Kedua kapal perang itu sendiri merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan galangan kapal Fincantieri. Kapal yang punya panjang 143 m, lebar 16,5 m, dan draft 5,2 m itu mampu mencapai kecepatan maksimal 32 knots dengan pendorongan combine diesel, electric dan gas turbin.


















