Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sultan Kemnaker Sebut Noel Marah Gegara Duit THR Cuma Rp50 Juta

Sultan Kemnaker Sebut Noel Marah Gegara Duit THR Cuma Rp50 Juta
Sidang kasus pemerasan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Intinya Sih
  • Irvian Bobby Mahendro mengaku eks Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel pernah meminta uang untuk THR saat dirinya menjadi saksi di sidang kasus pemerasan sertifikat K3.
  • Bobby menyebut Noel marah karena uang yang berhasil dikumpulkan untuk THR hanya sebesar Rp50 juta, dianggap terlalu kecil dibanding kebutuhan anggota yang disebut Noel banyak.
  • Uang THR tersebut akhirnya tidak diserahkan, dan Noel sempat menyinggung soal mencari 'pemain pengganti' untuk menggantikan posisi Bobby dalam urusan terkait sertifikasi K3.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Terdakwa kasus pemerasan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dikenal sebagai 'sultan' Kemnaker, Irvian Bobby Mahendro menyebut eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) pernah meminta uang untuk Tunjangan Hari Raya (THR).

Bobby menyebut Noel marah karena uang yang terkumpul untuk THR hanya Rp50 juta. Hal itu disampaikan Bobby saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).

"Ada lagi permintaan-permintaan yang lainnya?" tanya jaksa.

"Permintaan tapi pada saat itu permintaan untuk THR," jawab Bobby.

"Mintanya untuk THR?" tanya jaksa.

"THR. Pada saat itu seingat saya itu di 2025," jawab Bobby.

"Bulan berapa itu?" tanya jaksa.

"Tahun 2025 tapi bulannya saya lupa karena sebelum hari lebaran," jawab Bobby.

Bobby mengatakan saat itu ia bilang ke Noel bahwa tak bisa membantu banyak untuk uang THR. Bobby mengaku takut menerima uang pengurusan sertifikasi K3 dari PJK3 setelah menerima surat pemeriksaan Kejaksaan.

"Berapa?" tanya jaksa.

"Pada saat itu saya dihubungi oleh yang bersangkutan kemudian ke ruangannya, selesai di ruangannya saya diminta untuk membantu THR dan kemudian saya sampaikan saat ini saya hanya, 'Saya bisa membantu tapi tidak banyak Bang'. Kemudian yang bersangkutan mengatakan, 'Kenapa tidak banyak?' Saya bilang 'karena saat ini kami kondisinya setelah kejadian yang pemeriksaan Kejaksaan itu kami tidak berani untuk menerima apapun'. Saya sampaikan, begitu dari PJK3," jawab Bobby.

"Apa kata terdakwa Immanuel pada saat itu?" tanya jaksa.

"Yang bersangkutan menyampaikan 'Kenapa', bilang gitu. 'Ya karena ada terkait dengan kasus yang di Kejaksaan ini bang'. Kemudian, yang bersangkutan menyampaikan bahwa, 'Kenapa ga berani? kan sudah aman'," jawab Bobby.

Bobby mengatakan saat itu hanya bisa mengumpulkan uang untuk THR sebesar Rp50 juta. Mendengar hal itu, Bobby mengatakan Noel seperti marah lantaran jumlahnya disebut terlalu kecil.

"Terus apa lagi?" tanya jaksa.

"Saya bilang, 'Saya takut Bang', kemudian yang bersangkutan mengatakan bahwa, 'Memang berapa bisa bantunya?', saya bilang, 'Kalaupun ada saya kumpulkan paling ada Rp50 juta'," jawab Bobby.

Bobby mengatakan uang untuk THR akhirnya tidak jadi diserahkan ke Noel. Dia mengatakan saat itu Noel sempat menyinggung mencari 'pemain pengganti' untuk mengganti posisinya.

"Pada akhirnya berapa Saudara serahkan?" tanya jaksa.

"Pada saat itu yang bersangkutan seperti agak marah, 'Kalau nilai segitu buat apa karena anggota saya banyak. Jadi anggota saya banyak dan saya harus mengurusi anggota-anggota saya ini, jadi kalau cuman segitu mending nggak usah'. Kemudian saya sampaikan 'terserah abang', cuman pada saat itu yang bersangkutan menyampaikan kalau memang tidak berani, kalau memang tidak bisa, cari pemain pengganti," jawab Bobby.

"Pemain pengganti apa maksudnya?" tanya jaksa.

"Yang saya tangkap pada saat itu cari orang lain yang untuk menggantikan posisi saya, kemudian saya sampaikan bahwa, 'Saya tidak punya kewenangan untuk mencari pemain pengganti dan bukan kapasitas saya. Jadi silakan abang kalau mau mencari orang lain silakan'," jawab Bobby.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in News

See More