Teddy Beberkan Alasan Prabowo Ingin Buat Program ASRI

- BUMN hingga TNI-Polri diminta ikut program ASRI
- Prabowo minta 30 menit bersih-bersih sebelum masuk kantor
- Perang terhadap sampah, kondisi sampah di daerah sudah mengkhawatirkan
Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden Prabowo Subianto ingin membuat program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Tujuannya, agar Indonesia semakin bersih.
"Pak Presiden kemarin sudah menyampaikan di depan forum, Anda hadir semua. Kita mulai Gerakan Asri, kepala daerah, dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, semuanya ayo bersih-bersih. Anda, kepala daerah, ada sekolah, SMA, SD, SMP, SMA di bawah provinsi, SD, SMP di bawah bupati, wali kota," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).
1. BUMN hingga TNI-Polri juga diminta ikut dalam program ASRI

Selain itu, kata Teddy kepala lembaga, BUMN hingga TNI-Polri juga diminta ikut dalam program ASRI. Hal itu dilakukan agar ikut menjadi contoh.
"Kemudian beliau menyampaikan, kalau tidak bisa, TNI Polri. Kemudian BUMN kasih contoh, Menteri-Menteri kasih contoh, Kementerian kasih contoh," kata dia.
2. Prabowo minta 30 menit sebelum masuk kantor bersih-bersih

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta kepada seluruh menteri, kepala lembaga, hingga kepala daerah ikut kerja bakti (korve) membersihkan sampah di lingkungannya. Prabowo meminta kepada jajarannya jangan hanya berkata "siap".
"Danantara, semua BUMN (Badan Usaha Milik Negara), ribuan anak buahnya korve, saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor BUMN. Semua menteri, K/L (kementerian/lembaga), sebelum masuk kantor, minimal setengah jam, bersihkan lingkunganmu. Benar ya? Jangan siap, siap, siap," ujar Prabowo dalam taklimatnya di Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Prabowo mengatakan, waktu bersih-bersih di kantor masing-masing minimal 30 menit sebelum berkantor. Tujuannya agar kantor nyaman dan sampah tidak berserakan.
"Minimal setengah jam pagi-pagi sebelum masuk kantor. Kalau perlu menterinya mimpin. K/L, semua itu, semua kantor," kata dia.
3. Perang terhadap sampah

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak jajarannya menyatakan perang terhadap sampah. Sebab, kondisi sampah di sejumlah daerah sudah mengkhawatirkan.
"Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Bagaimana bupati, wali kota? Ini untuk rakyat kita. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit, kita akan dukung saudara-saudara," ucap Prabowo.



















