Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Syarikat Islam Dukung Indonesia Gabung Board of Peace, dengan Catatan!

Syarikat Islam Dukung Indonesia Gabung Board of Peace, dengan Catatan!
Sekretaris Jenderal Serikat Islam (SI) Ferry Juliantono dalam jumpa pers usai Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Dok. Istimewa)
Intinya sih...
  • Syarikat Islam (SI) mendukung keputusan pemerintah bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
  • Dukungan disertai sejumlah catatan penting, terkait komposisi keanggotaan, mekanisme kerja, serta efektivitas BoP dalam mendorong agenda kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat Palestina.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Syarikat Islam (SI) mendukung keputusan pemerintah untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Namun, dukungan tersebut disertai sejumlah catatan penting, terutama terkait komposisi keanggotaan, mekanisme kerja, serta efektivitas BoP dalam mendorong agenda kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal SI, Ferry Juliantono dalam jumpa pers usai Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

“Karena ini sudah dilaksanakan oleh pemerintah, khususnya oleh Bapak Presiden, maka sikap kami di Syarikat Islam tentu mendukung langkah tersebut, tetapi memang ada beberapa catatan,” ujar Ferry dalam keterangan tertulisnya.

1. Keikutsertaan Indonesia bagian dari peran aktif diplomasi internasional

Syarikat Islam Dukung Indonesia Gabung Board of Peace, dengan Catatan!
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)

FGD yang diselenggarakan Persatuan Alumni (Persada) 212 bersama Pecinta Al Aqsa di bawah pimpinan KH Ahmad Sobri Lubis itu digelar bertepatan dengan agenda pertemuan presiden dengan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari yang sama.

Ferry menilai isu Board of Peace merupakan persoalan yang sensitif, sehingga SI terlebih dahulu melakukan komunikasi dan meminta masukan dari berbagai elemen organisasi kemasyarakatan Islam. Salah satu catatan yang disampaikan berkaitan dengan komposisi negara-negara yang terlibat dalam BoP, khususnya negara-negara Islam.

Menurut Ferry, terdapat perbedaan konteks antara Indonesia yang secara geografis berada jauh dari kawasan konflik dengan negara-negara yang berada di sekitar wilayah Gaza.

“Meski demikian, keikutsertaan Indonesia tetap harus dipandang sebagai bagian dari peran aktif Indonesia dalam diplomasi internasional,” ujar Ferry.

2. Langkah Presiden berada dalam koridor konstitusi

Syarikat Islam Dukung Indonesia Gabung Board of Peace, dengan Catatan!
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)

Catatan lainnya menyangkut skema pendanaan dan dukungan kemanusiaan. Ferry berpandangan, bantuan bagi Palestina dapat dilakukan melalui mekanisme lain, seperti penggalangan dana bersama negara-negara Islam yang difokuskan pada rekonstruksi dan bantuan kemanusiaan.

Ia juga menyampaikan, pihaknya masih menunggu penjelasan menyeluruh dari presiden mengenai latar belakang, tujuan, serta arah kebijakan Indonesia dalam Board of Peace.

Ferry yang juga menjabat sebagai Menteri Koperasi itu menilai, sebagian pertimbangan kebijakan tersebut bisa saja bersifat strategis dan tidak sepenuhnya disampaikan ke publik.

“Idealnya mekanisme BoP melibatkan perwakilan yang benar-benar merepresentasikan entitas yang mendiami wilayah terdampak agar proses pengambilan keputusan berjalan lebih seimbang,” ujar dia.

Ia juga menyoroti kondisi gencatan senjata di Gaza yang dinilainya masih menyisakan persoalan karena serangan terhadap warga sipil disebut masih terjadi. Meski menyampaikan sejumlah catatan, Ferry menegaskan keyakinannya bahwa langkah Presiden berada dalam koridor konstitusi serta politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

“Kritik dan masukan yang disampaikan tidak dimaksudkan untuk saling menegasikan, melainkan sebagai upaya bersama memperkuat pembelaan terhadap rakyat Palestina,” ujar Ferry.

3. Ferry hadir di Acara penolakan BoP untuk Gaza

Syarikat Islam Dukung Indonesia Gabung Board of Peace, dengan Catatan!
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)

Ferry menegaskan sikapnya yang mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto, untuk bergabung dalam BoP untuk Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kehadirannya di acara FGD di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta hari ini, kapasitasnya adalah sebagai Sekretaris Jenderal SI.

“Saya datang ke sini (acara FGD) sebagai Sekjen Syarikat Islam. Pada posisi saya sebagai menteri, saya tegaskan, saya mendukung sikap dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang bergabung dengan BoP,” kata Ferry.

Ia menjawab pertanyaan wartawan saat menuju mobil usai menghadiri acara tersebut. FGD  itu digelar bertepatan dengan agenda pertemuan Presiden Prabowo dengan perwakilan organisasi Islam di Istana Kepresidenan di istana. Pertemuan membahas posisi Indonesia dalam keanggotaan BoP.

“Saya ini langsung ke istana untuk menghadiri pertemuan dengan para pimpinan ormas Islam,” ucap Ferry.

Di acara FGD, Ferry yang datang di akhir acara sempat bicara sekitar 15 menit, menyampaikan sikap SI terhadap keikutsertaan Indonesia di BoP. Ia yang duduk di meja pembicara bersama Wakil Ketua Umum Persada 212 Munarman menjelaskan, SI mendukung kebijakan Presiden Prabowo, namun dengan sejumlah catatan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More

Anak Wakil Bupati Bogor Tewas Akibat Kecelakaan, Sempat Terseret

04 Feb 2026, 02:21 WIBNews