Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Thomas Djiwandono Kandidat Deputi Gubernur BI, Dasco: Bukan dari Presiden

Presiden Prabowo bertemu dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Hambalang, Sabtu (22/11/2025). (Dok. Istimewa).
Presiden Prabowo bertemu dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Hambalang, Sabtu (22/11/2025). (Dok. Istimewa).
Intinya sih...
  • Thomas sudah mengundurkan diri dari Gerindra sejak 31 Desember 2025
  • Dasco klaim tidak ada intervensi dari Presiden Prabowo terkait nama Thomas menjadi kandidat Deputi Gubernur BI
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan, Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, bukan diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi kandidat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Menurut dia, usulan tersebut dari Gubenur BI, Perry Warjiyo.

"Ada tiga nama calon pengganti deputi yang mengundurkan diri kepada Presiden dan kemudian Presiden meneruskan surat Gubernur BI itu kepada DPR untuk kemudian dilakukan fit and proper test. Jadi usulan nama-nama itu bukan dari Presiden, tetapi dari Gubernur BI yang mencari pengganti dari deputi yang mengundurkan diri," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

1. Thomas sudah mengundurkan diri dari Gerindra sejak 31 Desember 2025

Wamenkeu, Thomas Djiwandono di acara Semangat Awal Tahun 2025 by IDN Times, Rabu (15/1/2025). (IDN Times/Deti Mega Purnamasari)
Wamenkeu, Thomas Djiwandono di acara Semangat Awal Tahun 2025 by IDN Times, Rabu (15/1/2025). (IDN Times/Deti Mega Purnamasari)

Dasco mengatakan, Thomas juga sudah mengundurkan diri sebagai kader Gerindra sejak 31 Desember 2025. Sebab, Deputi Gubernur BI tidak boleh berasal dari partai politik.

"Jadi efektif 31 Desember sudah mengajukan pengunduran diri dari pengurus partai sehingga kalau ditanya sekarang, pertama sudah tidak di pengurus kemudian memang yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri per 31 Desember 2025 demikian," kata dia.

2. Dasco klaim tidak ada intervensi dari Presiden Prabowo

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono (Dok.IDN Times)
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono (Dok.IDN Times)

Dasco mengatakan, tidak ada intervensi dari Presiden Prabowo terkait nama Thomas menjadi kandidat Deputi Gubernur BI. Thomas merupakan keponakan Presiden Prabowo.

"Bahwa pengusulan Tommy Djiwandono sebagai deputi Gubernur BI itu adalah pilihan dari Gubernur BI sendiri. Nah, sehingga kalau dikatakan ada intervensi misalnya dari Presiden pengusulan itu kemudian dari Gubernur BI dan kemudian tentunya masyarakat perlu tahu bahwa pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif kolegial," ucap dia.

3. Istana bantah ada tukar guling jabatan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membantah ada tukar guling jabatan antara Thomas dan Juda Agung. Muncul narasi, Juda Agung mundur dari jabatan Deputi Gubernur BI dan nantinya menjadi Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.

"Kok tugar guling," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Prasetyo mengatakan, ada sejumlah alasan Presiden Prabowo memilih Thomas menjadi salah satu kandidat Deputi Gubernur BI. Namun, dia tak mau menjelaskan secara rinci alasan Presiden Prabowo.

Dia meminta jurnalis tak hanya fokus pada nama Thomas. Sebab, ada tiga nama yang menjadi calon Deputi Gubernur BI. Namun, dia tidak menyampaikan dua nama lainnya yang menjadi calon Deputi Gubernur BI.

"Ya, ada alasan tertentu, kan ada beberapa nama, kenapa fokusnya ke situ (Thomas)," ucap dia.

Share
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

BPBD DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 21-27 Januari

21 Jan 2026, 15:29 WIBNews