Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Utak-Atik Kabinet, Gerindra Sebut Prabowo Bakal Libatkan Jokowi

Utak-Atik Kabinet, Gerindra Sebut Prabowo Bakal Libatkan Jokowi
Waketum Partai Gerindra Habiburrahman sebut Prabowo mau rangkul PPP dan PKS. (IDN Times/Amir Faisol)

Jakarta, IDN Times - Waketum Partai Gerindra, Habiburokhman, mengungkap peran Presiden Joko “Jokowi” Widodo untuk pemerintahan Prabowo-Gibran selama lima tahun mendatang.

Habiburokhman mengatakan, Prabowo selama ini telah mengakui bahwa Jokowi telah menjadi mentor baginya. Oleh karena itu, kata dia, dalam penyusunan kabinet nanti, Jokowi bakal banyak dimintai pendapat oleh Prabowo-Gibran.

“Memang Pak Jokowi dipastikan menjadi salah satu orang yang paling banyak dimintai pendapat oleh Pak Prabowo,” ujar dia, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/3/2024).

1. Gerindra bantah Jokowi bakal cawe-cawe dalam utak-atik kabinet

Presiden Jokowi meninjau ketersediaan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Presiden Jokowi meninjau ketersediaan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Kendati dia membantah bahwa Jokowi akan cawe-cawe soal jatah dalam utak-atik susunan kabinet Prabowo-Gibran itu.

Prabowo, kata dia, selalu menganggap Jokowi sebagai mentor terbaiknya dalam pemerintahan. Sebab, selama 10 tahun kepemimpinannya, Jokowi telah berhasil memimpin pemerintahan secara efektif.

Keterlibatan Jokowi dalam penyusunan kabinet Prabowo-Gibran untuk memastikan bahwa kabinet gabungan tersebut dapat bekerja secara efektif dan efisien. Hal itu dilakukan demi mewujudkan program-program pembangunan yang telah ditetapkan.

Keseimbangan antara kepentingan politik dan kepentingan pembangunan nasional menjadi salah satu fokus utama dalam proses ini.

“Jadi Pak Prabowo kan melanjutkan capaian dan legacy-nya Pak Jokowi. Ke mana kalau ingin melanjutkan capaian Pak Jokowi? Ya ke Pak Jokowi lah nanyanya,” ujar dia.

2. Jokowi boleh-boleh saja menitipkan nama menteri

Presiden Joko Widodo (dok. Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (dok. Sekretariat Presiden)

Dia juga tidak mempermasalahkan bila Jokowi mau mengusulkan nama menteri untuk kabinet Prabowo-Gibran nanti.

Menurutnya, Prabowo juga tidak akan membatasi partai lain yang mau bergabung ke dalam pemerintahannya, termasuk Perindo. Prabowo, kata dia, akan selalu terbuka dengan semua pihak untuk menguatkan kabinetnya.

“Pak Prabowo terbuka dan teman di Koalisi Indonesia Maju juga welcome terhadap masuknya teman-teman dari partai lain,” ujar dia.

3. Golkar sebut Prabowo sudah punya rumusan susunan kabinet

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meyakini Prabowo sudah punya gambaran susunan kabinetnya. (IDN Times/Amir Faisol)
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meyakini Prabowo sudah punya gambaran susunan kabinetnya. (IDN Times/Amir Faisol)

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan, susunan kabinet pemerintah periode 2024-2029 merupakan hak prerogatif Prabowo Subianto.

Kendati, Doli menyadari, pencalonan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tidak hanya dilakukan satu partai, tapi koalisi dari beberapa partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Doli meyakini, Prabowo sudah memiliki gambaran utuh ihwal sususan menteri yang akan disusun dalam kabinetnya nanti. Ia mengatakan, Prabowo sudah menghitung berapa jumlah menteri yang berasal dari kalangan profesional dan partai politik.

“Saya kira Pak Prabowo sudah punya rumusan-rumusan bagiamana konfigurasi dari kabinet akan datang, berapa banyak dari parpol, berapa banyak dari profesional dan kemudian dari parpol komposisinya berapa besar,” kata Doli.

 

Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
Amir Faisol
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Kunjungi Aceh Tamiang, Tito Pastikan Percepatan Penanganan Pengungsi

05 Apr 2026, 00:45 WIBNews