Warga Tempati Lahan TPU Kebon Nanas Akan Direlokasi ke Rusun

- Sebanyak 73 KK bersedia pindah ke rusun
- Warga secara sukarela akan bongkar bangunan dan sudah survei lokasi rusun
Jakarta, IDN Times - Warga yang menempati lahan tempat pemakaman umum (TPU) Kebon Nanas, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara akan direlokasi ke rumah susun.
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur terus mematangkan rencana pengembalian fungsi lahan tersebut sesuai
Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 89 Tahun 2025 tentang Percepatan Pengembalian Fungsi dan Pematangan Lahan TPU.
1. Sebanyak 73 KK bersedia pindah

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, mengatakan, berdasarkan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat, proses relokasi untuk pengembalian fungsi lahan TPU Kebon Nanas berjalan positif.
"Dari total 103 Kepala Keluarga (KK) yang menempati lahan tersebut, sebanyak 73 KK telah menyatakan kesediaan untuk direlokasi ke berbagai rumah susun (rusun) yang disediakan pemerintah," kata Kusmanto, dikutip dari siaran pers, Sabtu (3/1/2026).
2. Secara sukarela akan bongkar bangunan

Selain itu, kata dia, warga juga sudah membuat pernyataan bahwa secara sukarela membongkar sendiri bangunan mereka.
Sementara, 30 KK lainnya memilih untuk melakukan perpindahan secara mandiri ke lokasi pilihan masing-masing.
“Direncanakan pada tanggal 12 Januari 2026 akan dilakukan pelepasan dan penyerahan kunci secara simbolis kepada para warga terelokasi yang akan menempati rumah susun yang disediakan,” kata Kusmanto.
3. Warga sudah survei

Kusmanto mengatakan, para warga yang bersedia direlokasi juga sudah survei mandiri ke sejumlah lokasi rusun yang mereka minati.
Rusun-rusun tersebut, di antaranya Rusun Pulo Gebang, Cipinang Muara, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Besar Utara, Jatinegara Kaum, Pondok Bambu, dan Pulo Jahe.
Pihaknya juga memastikan, proses pemindahan tidak hanya sebatas memindahkan fisik bangunan, tetapi juga aspek sosial lain dan kesejahteraan warga.
"Mulai dari mensinkronkan proses pemindahan administrasi kependudukan serta menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak warga terdampak dengan menyediakan kuota di sekolah-sekolah terdekat dari lokasi rusun baru," kata dia.
Pelayanan sosial juga turut disediakan, termasuk bantuan berupa uang tunai, sembako, natura, hingga perlengkapan tidur yang akan disalurkan untuk 73 KK. Bantuan tersebut merupakan kolaborasi lintas sektor antara Baznas (Bazis), PMI, dan berbagai Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).


















