Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Warganet Threads Kompak Galang Donasi Akomodasi Demo Mahasiswa di DPR

Warganet Threads Kompak Galang Donasi Akomodasi Demo Mahasiswa di DPR
Warganet Threads kompak galang donasi bantu akomodasi demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Warganet di Threads kompak menggalang donasi untuk mendukung aksi mahasiswa di depan Gedung DPR, mencakup kebutuhan logistik, layanan medis, hingga ambulans.
  • Komunitas Humanity Care yang digerakkan anak muda menjadi penyalur utama bantuan, menyediakan posko logistik, makanan gratis, serta dukungan kesehatan bagi peserta aksi dari berbagai kampus.
  • Hernandes Chandra menegaskan Humanity Care bersifat netral dan transparan, dengan laporan pertanggungjawaban terbuka di media sosial serta komitmen membeli produk UMKM sekitar lokasi demonstrasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Dukungan terhadap demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI hari ini tak hanya datang dari jalanan, tetapi juga mengalir deras dari dunia maya. Sejumlah warganet di platform Threads menggalang donasi yang kemudian disalurkan untuk mendukung kebutuhan logistik, layanan medis, hingga ambulans bagi mahasiswa yang turun ke jalan berunjuk rasa.

Salah satu gerakan yang terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut adalah Humanity Care, komunitas yang digerakkan anak-anak muda dengan fokus pada isu kemanusiaan, pendidikan, dan kesehatan.

Gerakan ini terlibat dalam demo yang digelar mahasiswa Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Dian Nusantara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Adapun posko ini terdapat di persimpangan dekat jembatan layang Gerbang Pemuda mengarah ke DPR. Mereka membawa spanduk besar warna merah bertuliskan "Donasi Warga Threads untuk Warga Indonesia". Para relawan juga membawa kertas bertuliskan "Makanan Beneran Gratis".

Pendiri Humanity Care, Hernandes Chandra, mengatakan komunitas yang dibentuknya lahir dari semangat kepedulian lintas latar belakang. Gerakan ini tidak membedakan suku, agama, maupun ras anggotanya.

"Jadi Humanity Care ini merupakan komunitas, gerakan anak-anak muda yang diisi dalamnya itu dia berbagai macam suku, agama, dan ras. Jadi kita gak mandang dia agama apa, suku dari mana. Intinya kita masih sama-sama punya satu tujuan, visi dan misi yang sama, yaitu untuk Indonesia yang lebih baik," kata Chandra.

Humanity Care membuka posko logistik sekaligus menyiapkan dukungan kesehatan bagi peserta aksi. Chandra menyebut bantuan itu diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai kampus yang ikut turun ke jalan menyampaikan aspirasinya.

"Hari ini adalah kita menyediakan posko logistik, dan kami juga menyediakan ambulans dan tenaga medis untuk men-support teman-teman mahasiswa Trisakti dan kampus lainnya yang, akan turun pada hari ini di DPR," ujarnya.

Chandra menjelaskan, Humanity Care merupakan gerakan yang bersifat netral. Organisasi tersebut, kata dia, akan mendukung kebijakan pemerintah yang dinilai tepat, namun juga siap berdiri bersama masyarakat apabila terdapat kebijakan yang dianggap keliru.

"Humanity Care ini awalnya berasal dari inisiatif dari teman-teman anak muda ya, karena kita peduli dengan kemanusiaan, kita peduli dengan isu-isu pendidikan dan kesehatan dan bencana alam seperti itu. Maka terbentuklah komunitas Humanity Care ini yang sifatnya ini netral. Jadi kami ini kalau memang misalnya ada kebijakan-kebijakan pemerintah kita yang benar, kami mendukung 100 persen. Tapi apabila ada kebijakan-kebijakan pemerintah yang mungkin menurut kita salah, baru kita turun bersama warga, seperti itu," ucap Chandra.

Chandra mengungkapkan, bantuan yang disalurkan Humanity Care berasal dari donasi masyarakat yang dihimpun melalui media sosial, terutama Threads. Untuk menjaga kepercayaan publik, pihaknya mengaku selalu memberikan laporan pertanggungjawaban setiap kali aksi selesai digelar.

"Kami ada update terus ya di Threads kami. Dan juga kami ada laporan setiap selesai aksi ya, kita ada laporan pertanggung jawabannya di Threads kami," katanya.

Menurut Chandra, keterbukaan menjadi salah satu prinsip yang dijaga dalam pengelolaan bantuan dari masyarakat. Karena itu, seluruh aktivitas penyaluran bantuan maupun penggunaan dana akan terus diperbarui melalui akun media sosial mereka.

Bantuan yang dibawa Humanity Care tak hanya berupa obat-obatan dan layanan medis. Mereka juga menyiapkan makanan dan minuman untuk peserta aksi, bahkan berencana membeli jajanan dari pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang berada di sekitar lokasi demonstrasi.

"Kami juga selain kami menyediakan makanan berat, kami juga ada memborong nantinya jajanan-jajanan UMKM yang ada di sekitar lokasi aksi seperti itu," lanjutnya.

Chandra memastikan seluruh makanan maupun jajanan yang telah dibeli dapat diambil secara cuma-cuma oleh peserta aksi.

"Iya, jadi secara semuanya boleh diambil secara gratis seperti itu," kata dia.

Selain itu, Humanity Care juga menyiapkan dukungan medis lengkap berupa ambulans, obat-obatan, dan tenaga kesehatan yang bersiaga untuk melakukan evakuasi apabila diperlukan.

"Iya, kami ada menyediakan ambulans dan obat-obatan dan tenaga medis untuk evakuasi," ujarnya.

Chandra menyebut, sedikitnya lima hingga tujuh unit ambulans dikerahkan untuk mendukung aksi pada hari tersebut.

"Untuk ambulans hari ini yang turun ada kurang lebih lima sampai tujuh unit seperti itu," tutur dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More