- Pemerintah kota pelabuhan Mariupol, kota yang sudah dikelilingi oleh pasukan Rusia, akan memulai kembali upaya evakuasi penduduk sipil. Upaya ini sebelumnya gagal karena Rusia disebut melanggar keputusan gencatan senjata sementara.
- Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, untuk membahas kelanjutan dukungan untuk Kiev serta sanksi bagi Rusia.
- Zelenskyy berterima kasih kepada Elon Musk karena mengizinkan Ukraina untuk mengakses satelit internet perusahaannya, Starlink.
- Perusahaan pembayaran, Visa dan Mastercard, memutuskan untuk menolak berbisnis dengan Rusia.
- Lebih dari 1,5 juta warga Ukraina mengungsi ke luar negeri.
- Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, berdialog dengan Putin dan Zelenskyy.
Fakta-Fakta Penting Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-10

Jakarta, IDN Times – Perang Rusia vs Ukraina akan memasuki hari ke-11. Berdasarkan catatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 1,5 juta warga Ukraina telah mengungsi ke luar negeri.
Kedua negara telah sepakat untuk berunding, namun dialog belum menghasilkan keputusan gencatan senjata jangka panjang, guna mengakhiri perang yang dimulai sejak 24 Februari 2022.
Untuk lebih lengkapnya, dikutip dari Al Jazeera, berikut kejadian kunci pada hari ke-10 perang Rusia vs Ukraina!
1. Poin-poin kejadian penting perang hari ke-11

Berikut poin-poin kejadian kunci pada perang hari ke-11!
2. Gencatan senjata sementara untuk evakuasi di Mariupol gagal

Sebelumnya, berdasarkan hasil dialog damai Rusia-Ukraina, masing-masing pihak sepakat untuk membentuk koridor kemanusiaan, untuk mempermudah proses evakuasi di tengah gencatan senjata sementara.
Sayangnya, upaya pembentukan koridor kemanusiaan di Mariupol tidak berjalan sesuai kesepakatan, akibat kesepakatan gencatan senjata batal. Baik Rusia atau Ukraina menyalahkan pihak musuh yang terlebih dahulu membatalkan gencatan senjata.
Pihak Ukraina menuduh Rusia ingin menggagalkan evakuasi karena terus melakukan pengeboman. Sebaliknya, Rusia menuduh justru pasukan Ukraina yang menghalangi warga Mariupol untuk pergi.
3. Rusia peringatkan NATO untuk tidak ikut campur

Pasukan Rusia kini dikabarkan semakin dekat dengan Kiev, baik dari sisi utara atau barat.
Laporan kerusakan juga datang dari kota Chernihiv, di mana puluhan warga sipil tewas dalam penembakan, serangan rudal, dan serangan udara Rusia.
Di tengah konflik yang terus memanas, Putin memperingatkan warga Ukraina bahwa mereka mungkin kehilangan status kenegaraannya jika Zelenskyy kekeh memerangi pasukan Rusia.
Selain itu, Putin juga memperingatkan NATO dan AS untuk tidak menerapkan zona larangan terbang di atas Ukraina, karena Rusia akan menganggap mereka sebagai kombatan di pihak musuh yang harus diperangi.


















