Kanada Izinkan TikTok Tetap Beroperasi demi Ekonomi Digital

- Pemerintah Kanada mengizinkan TikTok tetap beroperasi di Toronto dan Vancouver setelah peninjauan keamanan nasional, dengan pengawasan ketat untuk melindungi data warga dari potensi akses pihak asing.
- TikTok menyetujui aturan baru termasuk sistem perlindungan data yang lebih kuat, audit independen rutin, serta pembatasan pengumpulan data anak-anak demi menjaga transparansi dan keamanan pengguna Kanada.
- Sebagai bagian kesepakatan, TikTok akan menyalurkan dana bagi kreator dan seniman lokal guna memperkuat konten budaya Kanada serta mempertahankan lapangan kerja di sektor digital dan kreatif.
Jakarta, IDN Times - Kanada secara resmi mengizinkan TikTok untuk tetap menjalankan kantor serta operasional bisnisnya di Toronto dan Vancouver. Keputusan yang diumumkan pada Senin (9/3/2026) ini mengakhiri masa ketidakpastian setelah sebelumnya muncul perintah penutupan karena masalah keamanan nasional.
Langkah ini diambil setelah pemerintah melakukan penilaian ulang yang sangat mendalam bersama tim intelijen dan para ahli keamanan. Alih-alih menutup perusahaan secara total, pemerintah memilih untuk menerapkan aturan pengawasan yang sangat ketat agar data warga Kanada tetap terlindungi dari pengaruh pihak luar, termasuk China.
1. Kanada izinkan TikTok tetap buka kantor setelah tinjauan keamanan nasional

Pemerintah Kanada akhirnya mengizinkan TikTok untuk tetap mempertahankan kantor dan operasional fisiknya di negara tersebut. Keputusan ini diambil setelah Pengadilan Federal pada Januari 2026 membatalkan perintah penutupan bisnis TikTok yang lama. Pemerintah kemudian diminta untuk melakukan penilaian ulang yang lebih adil terhadap risiko keamanan dari aplikasi asal China tersebut.
Keputusan terbaru ini didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis yang melibatkan berbagai lembaga intelijen dan tim keamanan nasional Kanada. Pemerintah menilai bahwa menerapkan aturan yang ketat jauh lebih baik daripada menutup perusahaan secara total. Jika ditutup sepenuhnya, hal itu dianggap bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi digital di Kanada.
"Keputusan ini mengikuti penilaian menyeluruh terhadap informasi dan bukti yang dikumpulkan selama proses peninjauan, termasuk saran dari komunitas keamanan dan intelijen Kanada serta mitra pemerintah lainnya," ujar Menteri Industri Kanada, Mélanie Joly, dilansir CBC.
Perubahan sikap pemerintah ini juga dipengaruhi oleh situasi politik dunia, termasuk kunjungan Perdana Menteri Mark Carney ke China untuk memperbaiki hubungan dagang. Izin operasional bagi TikTok dianggap sebagai salah satu strategi untuk menjaga keseimbangan antara keamanan negara dengan kebutuhan ekonomi dan investasi asing.
Secara aturan, pemerintah Kanada akan mengawasi dengan ketat agar TikTok menjalankan semua janji yang telah disepakati. Hal ini termasuk pengawasan pada struktur organisasi di kantor lokal serta kewajiban bagi TikTok untuk memberikan laporan rutin kepada pemerintah agar semua kegiatan perusahaan tetap transparan.
Meskipun diizinkan beroperasi, Menteri Mélanie Joly menekankan bahwa keamanan warga tetap menjadi hal yang paling utama.
"Melindungi data warga Kanada dan keamanan anak-anak di dunia daring akan selalu menjadi prioritas utama pemerintah," ujar Joly.
2. TikTok perketat sistem keamanan data warga Kanada agar tetap boleh beroperasi

TikTok telah menyetujui aturan keamanan nasional yang baru dengan menerapkan sistem perlindungan data yang sangat ketat di Kanada. Teknologi ini dirancang untuk memastikan bahwa data pengguna di Kanada tidak dapat diakses secara ilegal oleh pihak luar, terutama pihak yang berhubungan dengan pemerintah China. Perusahaan akan menggunakan pengamanan data yang lebih kuat serta pemeriksaan identitas yang ketat bagi setiap karyawan yang memiliki akses ke pusat data pengguna.
Untuk menjaga keterbukaan informasi, pemerintah Kanada akan menunjuk pengawas pihak ketiga yang bekerja secara mandiri. Pengawas ini bertugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap cara TikTok mengelola data dan melaporkan setiap kejanggalan langsung kepada pemerintah pusat.
"Untuk memastikan transparansi, seperti yang telah dilakukan di Uni Eropa, monitor pihak ketiga yang independen akan ditunjuk untuk mengaudit dan terus memverifikasi kontrol akses data," ujar Menteri Industri, Mélanie Joly.
Perjanjian ini juga sangat memperhatikan keamanan pengguna anak-anak dan remaja. TikTok berjanji untuk lebih ketat dalam membatasi usia pengguna serta mengurangi pengambilan data pribadi yang sensitif sesuai anjuran dari lembaga privasi Kanada. Selain itu, TikTok wajib memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai di mana data mereka disimpan dan siapa saja yang bisa melihat informasi tersebut. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko penyalahgunaan data anak-anak yang pernah menjadi perhatian serius sebelumnya.
Pihak TikTok mengeklaim bahwa sistem keamanan tambahan ini akan melindungi lebih dari 16 juta pengguna mereka di Kanada setiap bulannya. Perusahaan juga setuju untuk memberikan akses kepada para peneliti agar mereka bisa mempelajari cara kerja sistem rekomendasi konten TikTok terhadap masyarakat. Jika di masa depan ditemukan pelanggaran atau penyalahgunaan data untuk kepentingan pihak asing, pemerintah Kanada memiliki wewenang penuh untuk memberikan sanksi tegas hingga mencabut izin operasional mereka.
3. TikTok janji beri bantuan dana bagi seniman

Kesepakatan baru antara pemerintah Kanada dan TikTok membawa dampak positif bagi dunia kreatif dan ekonomi digital. Dengan tetap dibukanya kantor di Toronto dan Vancouver, ratusan lapangan kerja di bidang teknologi, pemasaran, dan pengelolaan konten berhasil diselamatkan. Hal ini menjadi langkah penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap stabil dan memberikan kepastian kerja bagi banyak orang.
Sebagai bagian dari janji investasinya, TikTok akan memberikan bantuan dana untuk mendukung para kreator, seniman, dan organisasi seni lokal. Bantuan ini bertujuan untuk memperbanyak konten budaya Kanada, baik dalam bahasa Inggris, Prancis, maupun bahasa asli penduduk setempat.
"TikTok Kanada akan mendukung pertumbuhan kreator, seniman, dan organisasi budaya Kanada, sekaligus memperkuat produksi dan aksesibilitas konten budaya Kanada dalam bahasa resmi dan bahasa asli di seluruh negeri," kata Menteri Industri, Mélanie Joly, dilansir Times of India.
Pihak TikTok juga merasa lega karena akhirnya mendapatkan kepastian hukum untuk terus beroperasi. Dukungan dana ini diharapkan dapat memulai kembali kerja sama TikTok dengan berbagai acara besar, seperti ajang penghargaan musik Juno Awards dan festival film internasional di Toronto yang sempat terhenti sebelumnya.
"Kami menantikan untuk berinvestasi dalam program-program baru dan program lama yang mendukung ekosistem kreator, seniman, dan bisnis kecil Kanada yang berkembang pesat," ujar juru bicara TikTok.


















