Kanada Keluar dari Posisi 10 Besar Negara Terbaik Dunia, Ada Apa?

- Kanada turun ke peringkat 19 dalam daftar negara terbaik dunia versi U.S. News akibat perubahan total metode penilaian yang kini berbasis data statistik, bukan persepsi publik.
- Meskipun posisinya menurun, Kanada tetap unggul di kategori budaya dan pariwisata berkat identitas multikultural serta pengaruh internasional yang kuat di berbagai sektor global.
- Tantangan ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan lingkungan menjadi faktor utama penurunan skor Kanada, meski stabilitas pemerintahan dan kualitas hidupnya masih tergolong tinggi.
Kanada selama ini dikenal sebagai salah satu negara terbaik di dunia untuk ditinggali. Reputasinya yang kuat dalam bidang pendidikan, kesehatan, hingga kualitas hidup membuat negara ini sering menempati posisi atas dalam berbagai pemeringkatan global. Karena itu, banyak orang terkejut ketika Kanada gak lagi masuk 10 besar dalam daftar negara terbaik dunia terbaru versi U.S. News.
Bahkan, Kanada kini berada di peringkat ke-19, jauh di bawah posisi kedua yang pernah diraihnya pada 2023. Meski terlihat seperti penurunan drastis, kenyataannya ada alasan penting di balik perubahan tersebut. Kalau kamu penasaran apa yang sebenarnya terjadi, berikut penjelasannya.
1. Metode penilaiannya berubah total

Turunnya posisi Kanada ternyata bukan semata-mata karena performa negaranya memburuk, lho. U.S. News menjelaskan bahwa sistem penilaian tahun ini dibangun ulang dari awal dengan pendekatan yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Perubahan metodologi ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi aktual setiap negara.
Jika sebelumnya peringkat lebih banyak dipengaruhi oleh survei persepsi publik, kini penilaian menggunakan 100 indikator statistik yang dibagi ke dalam delapan kategori besar. Data tersebut berasal dari berbagai organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Eric Litke, Managing Editor U.S. News & World Report, menjelaskan bahwa perubahan ini membuat perbandingan dengan hasil tahun-tahun sebelumnya menjadi kurang relevan. Menurutnya, sistem baru berfokus pada kondisi nyata suatu negara, bukan sekadar reputasi yang melekat di mata dunia.
Pendekatan tersebut membuat banyak negara mengalami perubahan peringkat yang cukup besar. Jadi, posisi Kanada yang turun gak otomatis menunjukkan bahwa negara itu mengalami kemunduran signifikan. Sebaliknya, hasil ini lebih mencerminkan perubahan cara pengukuran yang digunakan dalam menilai kinerja suatu negara.
2. Budaya dan pariwisata tetap menjadi kekuatan utama

Meski keluar dari 10 besar secara keseluruhan, Kanada masih menunjukkan performa yang sangat baik di beberapa kategori. Salah satu yang paling menonjol adalah budaya dan pariwisata, di mana Kanada menempati posisi kedelapan dunia. Penilaian dalam kategori ini mencakup pengaruh budaya, warisan sejarah, daya tarik wisata, hingga keberagaman bahasa. Kanada dinilai memiliki identitas yang kuat sebagai negara multikultural yang terbuka terhadap berbagai latar belakang masyarakat.
Keberagaman tersebut sudah menjadi bagian penting dari identitas nasional Kanada selama puluhan tahun, dan faktor inilah yang membuat negara tersebut tetap memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan, pelajar internasional, maupun pekerja dari berbagai negara. Menurut Litke, Kanada juga memperoleh keuntungan dari pengaruh internasionalnya yang cukup besar, sehingga kehadiran Kanada di berbagai sektor global membantu mempertahankan citra positifnya dalam bidang budaya dan pariwisata.
3. Stabil, tapi menghadapi tantangan ekonomi

Dalam kategori tata kelola pemerintahan atau governance, Kanada berada di posisi ke-18 dunia. Hasil ini menunjukkan bahwa negara tersebut masih dianggap cukup stabil dari sisi institusi dan pengelolaan pemerintahan. Stabilitas ini juga menjadi salah satu faktor yang membantu Kanada mempertahankan kepercayaan investor dan masyarakat internasional.
Akan tetapi, tantangan ekonomi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi skor keseluruhan Kanada. Pada kategori opportunity atau peluang, Kanada berada di posisi ke-18, sedangkan pada kategori pembangunan ekonomi berada di peringkat ke-21. Salah satu isu yang paling sering dibahas adalah keterjangkauan harga rumah. Dalam beberapa tahun terakhir, harga properti dan biaya hidup terus menjadi perhatian masyarakat, bahkan gak hanya terjadi di kota-kota besar seperti Toronto dan Vancouver.
Tantangan tersebut membuat Kanada gak mampu bersaing dengan negara-negara Eropa yang tampil lebih konsisten di berbagai kategori. Meski demikian, hasil Kanada tetap tergolong seimbang karena gak terlalu bergantung pada satu sektor tertentu saja. Kondisi ini menunjukkan bahwa Kanada masih memiliki fondasi yang kuat untuk meningkatkan posisinya di masa mendatang.
4. Kesehatan dan infrastruktur masih perlu diperkuat

Kanada menempati peringkat ke-27 dalam kategori kesehatan serta posisi ke-20 untuk infrastruktur. Hasil ini menunjukkan masih ada beberapa area yang membutuhkan perbaikan meskipun kualitas hidup masyarakatnya tetap tergolong tinggi. Menariknya, Kanada memperoleh skor sempurna untuk cakupan kesehatan universal. Selain itu, angka harapan hidup masyarakat juga mendapatkan nilai yang sangat tinggi dalam penilaian tersebut.
Namun, sistem baru gak hanya melihat apakah layanan kesehatan tersedia atau tidak. Penilaian juga mempertimbangkan akses, ketersediaan tenaga medis, serta kapasitas fasilitas kesehatan yang ada. Jumlah tempat tidur rumah sakit per kapita dan jumlah dokter per kapita menjadi beberapa indikator yang menurunkan skor Kanada. Dengan kata lain, kualitas hasil kesehatan masyarakat memang baik, tapi akses terhadap layanan masih menghadapi sejumlah tantangan.
5. Lingkungan menjadi titik lemah yang mengejutkan

Salah satu hasil yang paling mengejutkan datang dari kategori lingkungan alami atau natural environment. Kanada hanya menempati posisi ke-63 dunia, menjadikannya kategori dengan performa terlemah dibanding bidang lainnya. Banyak orang mungkin mengira Kanada akan mendapat nilai tinggi karena memiliki hutan luas, danau yang melimpah, serta pemandangan alam yang terkenal. Namun, sistem penilaian baru melihat aspek yang jauh lebih luas daripada sekadar keindahan alam.
Faktor seperti emisi karbon, keanekaragaman hayati, ruang hijau perkotaan, kualitas udara, hingga perlindungan sumber daya alam turut dihitung. Kanada memang memperoleh nilai baik untuk kualitas udara, tapi kurang unggul pada beberapa indikator lainnya, termasuk kekayaan spesies. Hasil ini menunjukkan bahwa negara dengan alam indah belum tentu otomatis mendapatkan skor lingkungan tinggi. Penilaian lebih menitikberatkan pada bagaimana sumber daya alam tersebut dikelola dan dilindungi dalam jangka panjang.
Keluarnya Kanada dari posisi 10 besar negara terbaik dunia memang menarik perhatian banyak orang. Akan tetapi, perubahan ini lebih banyak dipengaruhi oleh metode penilaian baru yang menggunakan data statistik nyata dibanding persepsi publik. Kanada masih menunjukkan kekuatan pada sektor budaya, pariwisata, serta stabilitas pemerintahan.
Di sisi lain, tantangan pada bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan lingkungan menjadi area yang perlu diperbaiki. Hasil ini sekaligus menjadi pengingat bahwa reputasi saja gak cukup, karena kondisi nyata suatu negara kini semakin menjadi fokus utama dalam berbagai pemeringkatan global.


















