Ledakan Truk Gas di Chile Tewaskan 3 Orang, 7 Kendaraan Hangus

- Sebuah truk pengangkut gas cair meledak di distrik Renca, Santiago, Chile, setelah kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan, memicu kebakaran besar serta kerusakan infrastruktur parah.
- Tiga orang tewas dan sepuluh lainnya luka-luka akibat ledakan tersebut, sementara tujuh kendaraan hangus terbakar dan area sekitar jalan tol mengalami kerusakan luas.
- Pemerintah Chile menutup total jalur utama untuk pemeriksaan keamanan struktur jalan tol dan pembersihan material berbahaya, sambil melanjutkan investigasi penyebab kecelakaan.
Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan hebat dari truk pengangkut gas cair terjadi di jalan tol distrik Renca, wilayah utara Santiago, Chile, pada Kamis (19/2/2026). Insiden yang berawal dari kecelakaan tunggal ini memicu api besar dan kepanikan warga sekitar, serta menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah di jalur transportasi utama tersebut.
Mengingat Renca adalah kawasan logistik yang padat, unit darurat berskala besar langsung dikerahkan untuk menangani bencana ini. Akibat ledakan mematikan tersebut, sejumlah korban jiwa dan luka-luka berjatuhan di lokasi kejadian. Pihak kepolisian dan tim medis segera melakukan evakuasi korban sesaat setelah tiba di tempat.
1. Truk kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan
Kecelakaan mematikan ini bermula saat sebuah truk tangki pengangkut gas cair melintasi jalur penghubung antara Ruta 5 dan General Velásquez. Kendaraan tersebut tiba-tiba kehilangan stabilitas sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju truk. Akibatnya, truk meluncur tanpa arah dan menghantam pembatas jalan dengan sangat keras. Benturan kuat ini merusak struktur tangki baja dan memicu kebocoran gas secara instan. Percikan api dari gesekan logam kemudian langsung menyambar gas, memicu ledakan dahsyat yang mampu menghancurkan area di sekitarnya.
"Truk tersebut kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan, karena alasan yang masih dalam penyelidikan lebih lanjut," kata Kepala Pasukan Kepolisian Carabineros, Victor Vielma, dilansir The Straits Times.
Saat ini, penyelidikan mendalam terus dilakukan dengan fokus pada kondisi fisik dan kelayakan kendaraan. Para ahli forensik otomotif tengah memeriksa sisa-sisa truk untuk mengevaluasi fungsi sistem pengereman, tekanan ban, hingga kemungkinan adanya kerusakan pada komponen kelistrikan. Tim investigasi juga menelusuri riwayat prosedur perawatan rutin oleh perusahaan pemilik truk, serta mempertimbangkan faktor lingkungan seperti kondisi jalan dan tingkat pencahayaan pada dini hari tersebut.
Pihak berwenang memastikan tidak akan berspekulasi sebelum seluruh bukti teknis dari lokasi ledakan di wilayah Renca terkumpul secara lengkap.
"Penyidik belum menentukan apa yang secara spesifik menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya," kata Victor Vielma.
2. Ledakan truk gas renggut tiga nyawa dan hanguskan tujuh kendaraan
Insiden ledakan truk gas menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat memprihatinkan. Tiga orang yang berada di pusat ledakan dipastikan meninggal dunia di tempat akibat paparan api secara tiba-tiba. Selain korban jiwa, sepuluh orang lainnya mengalami cedera serius, termasuk luka bakar parah dan gangguan pernapasan akibat menghirup gas beracun. Tim medis darurat yang tiba di lokasi segera memberikan pertolongan pertama, sebelum mengevakuasi para korban luka ke pusat penanganan trauma di Santiago.
Kerusakan materiil akibat ledakan ini juga sangat meluas dan parah. Suhu panas yang luar biasa dari ledakan tersebut tidak hanya menghanguskan kendaraan di jalan tol, tetapi juga membakar area rerumputan di sepanjang pinggir jalan Eduardo Frei Montalva. Petugas pemadam kebakaran pun harus bekerja keras mengendalikan titik api agar tidak menyebar ke permukiman warga dan kawasan industri di sekitarnya.
"Dampak ledakan meluas melampaui tabrakan awal, dengan tujuh kendaraan penumpang tambahan mengalami kerusakan akibat insiden yang terjadi di ibu kota Chile tersebut," kata pihak berwenang, dilansir Economic Times.
3. Penutupan jalan untuk memastikan keamanan struktur jalan tol
Setelah petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan ledakan, otoritas Chile langsung menutup total jalur General Velásquez arah utara dan jalur President Frei Montalva arah selatan. Penutupan jalan ini bertujuan untuk memastikan keamanan struktur jalan tol, sekaligus memberikan ruang bagi tim Senapred dan otoritas kesehatan dalam membersihkan sisa material berbahaya di lokasi.
Berbagai lembaga, termasuk aparat kepolisian Carabineros, tim medis SAMU, dan pengelola jalan tol, terus berkoordinasi secara intensif. Langkah ini sangat penting untuk mengurai kemacetan parah di wilayah Quilicura dan mempercepat evakuasi bangkai kendaraan agar jalur utama transportasi dapat segera dibuka kembali.
Terkait proses evaluasi di lapangan, aparat berwenang terus berupaya mengungkap fakta secara transparan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Investigasi saat ini masih dalam tahap awal untuk menentukan faktor-faktor yang menyebabkan hilangnya kendali kendaraan tersebut," kata otoritas keamanan Chile, dilansir Fine Day Radio.


















