Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dunia, Usia 100 Tahun

Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dunia, Usia 100 Tahun
Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (unsplash.com/Kristina Volgenau)
  • Mantan Presiden AS Jimmy Carter meninggal dunia di usia 100 tahun di rumahnya di Georgia.
  • Carter adalah Presiden AS ke-39, dikenal berjuang mengatasi krisis ekonomi dan isu penyanderaan Iran.
  • Termasuk presiden AS paling tua yang masih hidup, menerima Hadiah Nobel Perdamaian, dan berhasil menyepakati Camp David antara Israel dan Mesir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Jimmy Carter meninggal dunia di usia 100 tahun. Carter meninggal di rumahnya di Plains, Georgia pada Minggu 29 Desember 2024 sekitar pukul 15.45 sore waktu setempat.

Dilansir CNN, Senin (30/12/2024), Carter adalah Presiden AS ke-39 dan menjabat selama satu periode. Ia menjabat dari Januari 1977 sampai Januari 1981 setelah mengalahkan Gerald Fold dari Partai Republik pada pemilu 1976.

  1. 1. Bolak-balik rawat inap di rumah sakit

    Di usianya yang sudah senja, Carter juga memulai perawatan hospice pada Februari 2023. Ia juga sempat bolak-balik menjalani rawat inap di rumah sakit.

    Carter termasuk presiden AS yang paling tua yang masih hidup dan yang paling lama menjabat dalam sejarah AS.

  2. 2. Berjuang atasi masalah ekonomi

    Saat menjabat sebagai presiden AS, Carter dikenal sebagai presiden yang berjuang mengatasi krisis ekonomi dan isu penyanderaan Iran.

    Carter yang berasal dari Partai Demokrat, juga pernah menerima Hadiah Nobel Perdamaian untuk pekerjaan kemanusiaannya.

  3. 3. Kalah dari Ronald Reagan di pemilu berikutnya

    Carter juga ikut pemilu AS berikutnya lagi dan harus menelan kekalahan dari capres Partai Republik, Ronald Reagan.

    Selama kepemimpinannya, Carter juga berhasil menyepakati Camp David pada 1978 antara Israel dan Mesir, yang menciptakan stabilitas di Timur Tengah kala itu.

     

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More