Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mencari 24 Tahun, Ayah Ini Akhirnya Temukan Sang Putri

Mencari 24 Tahun, Ayah Ini Akhirnya Temukan Sang Putri
CFP via BBC

Beijing, IDN Times - Seorang ayah di Tiongkok berhasil berjumpa kembali dengan putrinya yang telah lama hilang. Jalan untuk menemuinya tak mudah. Ia harus berusaha selama 24 tahun. Cerita itu pun menjadi pembicaraan di berbagai media Tiongkok.

1. Putrinya menghilang saat berusia tiga tahun

Seperti dilaporkan BBC, ayah bernama Wang Mingqing itu sudah mencari putrinya dengan berbagai cara, termasuk menjadi seorang pengemudi taksi. Harapannya adalah ia mungkin akan membawanya sebagai penumpang.

Wang mengungkapkan bahwa putrinya, Qifeng, menghilang ketika masih berumur tiga tahun. Saat itu, ia dan istrinya adalah penjual buah di pinggir jalan. Suatu hari, ketika selesai melayani pembeli, keduanya sadar Qifeng sudah tidak ada.

2. Wang tak memiliki foto Qifeng dan terpaksa memakai foto anak perempuan satunya

Wang dan istrinya pernah mencoba membayar iklan di surat kabar untuk mencari Qifeng. Mereka juga memasang iklan di internet. Namun, usaha itu gagal. Bahkan, ketika Wang menjadi sopir taksi, ia memanfaatkan profesinya itu untuk menemukan sang putri.

Misalnya dengan memasang poster di kaca bagian belakang mobil serta memberikan kartu informasi tentang Qifeng kepada hampir semua penumpang yang dibawanya. Karena tak punya foto Qifeng, Wang pun memakai gambar putrinya yang lain. Upaya itu juga tidak membuahkan hasil langsung.

3. Qifeng rupanya tinggal cukup jauh dari lokasi Wang berada

Polisi ikut turun tangan saat Qifeng dilaporkan hilang. Selama bertahun-tahun setelahnya, pihak berwajib juga melakukan tes DNA terhadap beberapa perempuan yang diduga Qifeng. Rupanya, Qifeng tak juga ditemukan.

Kemudian, pada suatu saat di pengujung 2017, seniman sketsa yang bekerja untuk kepolisian membaca tentang Wang dan kisah pencarian putrinya. Ia pun membantu dengan membuatkan sketsa wajah Qifeng berdasarkan foto putri Wang satunya yang sangat mirip.

Jauh dari lokasi Wang berada, seorang perempuan menemukan sketsa itu dan merasa memiliki banyak kesamaan, termasuk bekas luka di dahi. Ia pun menghubungi Wang dan polisi langsung melakukan tes DNA. Akhirnya, setelah 24 tahun, Wang mendapatkan hasil positif dan putrinya kembali kepadanya.

Tak ada detil mengenai bagaimana mereka bisa terpisah dan seperti apa masa-masa kecil serta remaja yang dilalui Qifeng. Namun, rasa bahagia pasti menghampiri Wang. "Tak bisa aku ungkapkan betapa besar harapan, kekecewaan dan keputusasaan yang kami lalui selama 24 tahun ini. Sekarang akhirnya kami bertemu lagi," kata Wang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rosa Folia
EditorRosa Folia
Follow Us

Latest in News

See More

Lima Bulan Terisolir, Satgas PRR Kembali Kirim Bantuan ke Aceh Tamiang

05 Apr 2026, 10:53 WIBNews