Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pedro Sanchez Jadi Host KTT Barcelona, Galang Kekuatan Lawan Otoritarianisme

Pedro Sanchez Jadi Host KTT Barcelona, Galang Kekuatan Lawan Otoritarianisme
Pedro Sánchez pada pertemuan persiapan PES menjelang dewan informal Uni Eropa di Salzburg. (Arne Müseler / www.arne-mueseler.com, CC BY-SA 3.0 DE, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • Pedro Sanchez menjadi tuan rumah KTT Global Progressive Mobilisation di Barcelona 2026 untuk mengonsolidasikan kekuatan politik kiri menghadapi kebangkitan gerakan kanan dan ancaman otoritarianisme.
  • Forum ini dihadiri ribuan peserta dan delapan kepala pemerintahan, termasuk Lula da Silva, dengan pesan utama 'No to War' sebagai seruan perdamaian global.
  • KTT ini juga menegaskan posisi Spanyol sebagai pusat politik progresif dunia, membahas isu keadilan iklim, feminisme, serta kebijakan imigrasi yang lebih manusiawi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, bersiap menyambut para pemimpin progresif dunia dalam forum Global Progressive Mobilisation (GPM) yang dijadwalkan berlangsung di Barcelona pada 17-18 April 2026. Pertemuan ini disebut-sebut sebagai ajang konsolidasi kekuatan politik sayap kiri global untuk merespons kebangkitan gerakan kanan jauh dan ancaman terhadap sistem multilateralisme internasional.

1. KTT Barcelona fokus pada mobilisasi gerakan melawan radikalisme kanan

ilustrasi demonstrasi
ilustrasi demonstrasi (unsplash.com/@kslupski)

Dilansir Ara, KTT yang digelar di venue Fira Gran Via ini diinisiasi oleh Pedro Sanchez dalam kapasitasnya sebagai Presiden Sosialis Internasional bersama dengan Stefan Löfven dari Partai Sosialis Eropa (PES). Forum ini bertujuan untuk mengoordinasikan respons bersama terhadap fenomena otoritarianisme dan erosi nilai-nilai demokrasi di berbagai belahan dunia. Melansir dari media yang sama, acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta, termasuk perwakilan dari lebih dari 100 partai politik di lima benua.

2. Kehadiran pemimpin dunia dan misi mengakhiri konflik global

Foto Resmi Presiden Republik, Luiz Inácio Lula da Silva. Tanggal 16 Februari 2023
Foto Resmi Presiden Republik, Luiz Inácio Lula da Silva. Tanggal 16 Februari 2023 (Palácio do Planalto from Brasilia, Brasil, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Berdasarkan laporan Demócrata, KTT ini akan dihadiri oleh setidaknya delapan kepala pemerintahan, termasuk Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva yang menjadi salah satu tokoh kunci dalam aliansi ini. Salah satu poin utama yang akan disuarakan adalah pesan "No to War" (Tolak Perang) sebagai respons terhadap ketegangan militer di Timur Tengah dan Ukraina. Dilansir media tersebut, Sanchez menegaskan bahwa dunia saat ini membutuhkan tatanan baru yang mengutamakan kerja sama ketimbang mentalitas "zero-sum" yang hanya memicu ketidakadilan dan konflik berkepanjangan.

3. Upaya jadikan Spanyol sebagai barometer politik progresif dunia

Bendera Spanyol
Bendera Spanyol (Przemek P, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

Mengutip dari Catalan News, pertemuan di Barcelona ini juga merupakan langkah strategis Sanchez untuk memposisikan Spanyol sebagai rujukan internasional bagi kebijakan sosial demokratis di abad ke-21. Selain isu perdamaian, KTT ini akan membahas isu krusial lainnya seperti keadilan iklim, hak-hak perempuan (feminisme), hingga kebijakan imigrasi yang lebih manusiawi. Melansir dari media yang sama, forum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang untuk menghasilkan aksi nyata dalam membendung pengaruh kelompok sayap kanan yang kian menguat di Eropa dan Amerika Serikat.

Forum GPM di Barcelona ini menandai fase baru dalam koordinasi politik internasional yang lebih terintegrasi antar kekuatan progresif. Hasil dari pertemuan ini diharapkan mampu memberikan alternatif solusi bagi krisis global saat ini, di tengah meningkatnya ketidakpastian politik akibat rivalitas antarnegara adidaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More