Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mensos Ungkap Fenomena KTP Penerima Bansos Disalahgunakan untuk Judol

Mensos Ungkap Fenomena KTP Penerima Bansos Disalahgunakan untuk Judol
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf di Kementerian Sosial, Rabu (2/9/2026)/IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Mensos Gus Ipul mengungkap KTP penerima bansos diduga disalahgunakan pihak lain untuk membuat akun, membeli motor atau aset, hingga berlangganan listrik.
  • Kemensos akan memverifikasi kasus agar keluarga tidak mampu tidak kehilangan bansos akibat identitasnya dipakai orang lain atau aktivitas anggota keluarga.
  • Indikasi judi online dapat berasal dari anak atau keluarga penerima, bukan penerima langsung; Kemensos mendalami data dan tetap menyalurkan bansos bagi yang memenuhi kriteria.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan adanya fenomena penerima bansos yang identitasnya digunakan oleh orang lain. KTP penerima bansos diduga dipakai untuk membuat akun hingga melakukan pembelian aset. Akibatnya, penerima bansos bisa dicoret dari daftar penerima bantuan

"Ada fenomena KTP-KTP menerima bansos itu dimanfaatkan dan digunakan orang lain untuk membuat akun, untuk membeli motor, atau untuk membeli aset-aset yang lain, termasuk untuk langganan listrik," kata Gus Ipul di Gedung Kemensos, Rabu (2/9/2026).

  1. 1. Kemensos akan tindak lanjuti

    Potret Surat Iizin Mengemudi (SIM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)
    Potret Surat Iizin Mengemudi (SIM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Menurutnya, kondisi tersebut perlu dipastikan lebih lanjut agar masyarakat yang sebenarnya tidak mampu tidak kehilangan hak menerima bansos akibat penyalahgunaan identitas.

    "Jadi ini sedang kita pastikan semua. Kalau ada misalnya keluarga yang tidak mampu tertolak karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain," ujar Gus Ipul.

  2. 2. Keluarga penerima bansos terindikasi judol

    Web Judol yang tampil di website PeduliLindungi/tangkapan layar
    Web Judol yang tampil di website PeduliLindungi/tangkapan layar

    Selain penyalahgunaan KTP oleh orang lain, Kemensos juga menemukan kemungkinan penerima bansos dinilai terindikasi judi online karena aktivitas anggota keluarganya.

    Gus Ipul mengatakan, pihak yang bermain judol belum tentu merupakan penerima bansos yang bersangkutan. Bisa saja aktivitas tersebut dilakukan oleh anak atau anggota keluarga lainnya.

    "Kemudian yang kedua juga ada fenomena di mana yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya," katanya.

  3. 3. Kasus lansia main judol

    WhatsApp Image 2026-08-26 at 12.17.37.jpeg
    Cara cek desil DTSEN. (IDN Times/Nisa Zarawaki)

    Dia mencontohkan, terdapat lansia atau keluarga yang masuk kategori sangat tidak mampu tetapi tidak menerima bansos, karena dalam proses pendataan terindikasi memiliki aktivitas judi online.

    "Nah untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami. Kalau memenuhi kriteria bansosnya akan tetap kita salurkan," kata Gus Ipul.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More