Sambut Gelombang II di Jeddah, Dubes: Semua Lancar, Imigrasi Cepat

- Gelombang kedua kedatangan jemaah haji Indonesia dimulai di Jeddah dengan proses imigrasi cepat berkat sistem fast track yang sudah diselesaikan sejak dari Tanah Air.
- Sebanyak 5.795 jemaah dari 15 kloter tiba pada hari pertama, bagian dari total 104.863 jemaah yang telah mendarat hingga Kamis pagi, termasuk lebih dari 22 ribu lansia.
- Dubes RI mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan hidrasi karena cuaca panas di Arab Saudi, sementara petugas terus memantau kondisi jemaah selama fase kedatangan berlangsung.
Jeddah, IDN Times – Fase kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua resmi dimulai. Pada Kamis (7/5/2026), Terminal Haji Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, mulai dipadati ribuan jemaah yang terbang langsung dari Tanah Air dan disambut dengan penuh sukacita oleh perwakilan negara.
"Alhamdulillah, kami sudah menyambut kedatangan pertama jemaah haji gelombang kedua yang mendarat di Jeddah," ungkap Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, di lokasi penyambutan. "Kami lihat semua berjalan lancar, begitu turun dari pesawat langsung ke tempat imigrasi, dan tanpa ada hambatan. Segala sesuatu di imigrasi sudah selesai di Tanah Air sehingga mereka langsung bisa ke tempat (bus) masing-masing," tambahnya penuh syukur.
Kehadiran Dubes Abdul Aziz didampingi oleh Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron B. Ambary, Inspektur Jenderal Haji dan Umrah RI Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi, serta jajaran pejabat lainnya.
1. Menjaga kebugaran jemaah

Fasilitas pemeriksaan imigrasi fast track yang telah diselesaikan sejak dari embarkasi Tanah Air terbukti sangat memangkas waktu jemaah. Energi jemaah tidak terkuras karena terhindar dari antrean panjang.
"Selama kedatangan mereka ke sini pada pagi ini, alhamdulillah tidak ada hambatan. Dan kita melihat mereka juga masih segar. Mudah-mudahan kesegaran ini dijaga terus sampai nanti pulang," tutur Dubes Abdul Aziz saat melihat langsung kondisi fisik para tamu Allah yang baru tiba.
2. Sebanyak 5 ribu lebih jemaah datang di hari pertama Gelombang 2

Pada hari pertama gelombang kedua ini, sebanyak 15 kloter dijadwalkan mendarat dengan total mencapai 5.795 jemaah. Secara akumulatif hingga Kamis (7/5/2026) pukul 10.00 WAS, tercatat sudah ada 270 kloter dengan total 104.863 jemaah yang telah mendarat di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, data mencatat sebanyak 22.282 merupakan jemaah lanjut usia (lansia) yang mendapatkan pengawalan ekstra dari petugas untuk bantuan khusus selama proses kedatangan menuju pemondokan di Makkah.
"Sampai sejauh ini kita tidak ada hambatan apa-apa, ya paling mungkin ada karena sejumlah jemaah yang kadang-kadang lupa membawa koper kecilnya masing-masing. Ya, ada satu dua yang terlewat kita bantu untuk diselesaikan," papar Dubes.
Fase kedatangan gelombang kedua ini akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Seluruh jemaah dipersiapkan untuk menghadapi puncak haji, yakni wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 26 Mei 2026.
3. Cuaca terik dan pentingnya menjaga kesehatan

Suhu udara yang jauh lebih menyengat di Arab Saudi dibandingkan Indonesia menjadi peringatan krusial. Dubes menginstruksikan para petugas untuk tak henti-hentinya memantau kondisi dan hidrasi jemaah.
"Mudah-mudahan mereka juga bisa menjaga kesehatan karena di Saudi sekarang sedang memasuki musim panas. Jadi pasti akan jauh lebih panas dibanding dengan di Tanah Air," tegasnya. "Karena ini masih awal dan cuaca juga masuk terik, kita berharap nanti para petugas juga selalu mengingatkan agar jemaah menjaga kesehatan."
Berbeda dengan gelombang pertama yang yang tiba mengenakan batik, jemaah gelombang kedua yang tiba di Jeddah sudah dalam keadaan mengenakan kain ihram sejak dari Tanah Air. Dari bandara, mereka akan langsung diberangkatkan menggunakan bus menuju pemondokan di Makkah Al-Mukarramah untuk kemudian melaksanakan ibadah umrah wajib.
Menutup tinjauannya, Dubes Abdul Aziz Ahmad memanjatkan harapan terbaik bagi seluruh jemaah. "Kita doakan semoga semua yang melaksanakan ibadah haji pada tahun ini... melaksanakan ibadah dengan baik, dengan lancar, dan insyaallah haji mabrur," pungkasnya.















