Noel Ungkap Sosok Sultan Kemnaker, Suka Pakai Mobil Mewah dan Istri 3

- Noel Ebenezer menjelaskan di sidang bahwa julukan 'Sultan' untuk Irvian Bobby Nasution muncul karena gaya hidup mewahnya di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
- Noel menyebut Bobby sering memakai mobil mewah, memiliki tiga istri, dan dikenal sebagai pembelanja tertinggi di pusat perbelanjaan elit Jakarta.
- Immanuel Ebenezer didakwa melakukan pemerasan Rp6,5 miliar serta menerima gratifikasi Rp3,3 miliar dan motor Ducati bersama sepuluh pihak lain dari Kemnaker dan PT KEM Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer ditanya jaksa perihal pengetahuannya soal sosok Irvian Bobby Nasution yang disebut sebagai 'sultan' di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Menurut Noel, sebutan sultan itu terkait gaya hidup Bobby.
Momen itu terjadi ketika Noel diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemnaker.
"Itu ada sebutan kemarin di sidang, ada sebutan 'Sultan', itu siapa yang memberikan (sebutan) itu?" tanya jaksa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2026).
"Ya si Bobby itu, dan itu terbukti," jawab Noel.
Noel mengatakan, dirinya juga menyebut Bobby sebagai sultan, karena gaya hidupnya yang punya tiga istri dan sering pakai mobil mewah.
"Kenapa saudara menyebut dia 'sultan' itu?" tanya jaksa.
"Karena itu bahasa yang ada di Kemenaker tentang pola hidup si Bobby. Suka pakai mobil mewah, punya istri tiga, lantas dengan kehidupan, dan kemarin ya kita temukan ternyata dia top spender, pembelanja, tertinggi di mall paling bagus di Jakarta ini, itu namanya Senayan City," jawabnya.
Diketahui, Immanuel Ebenezer didakwa bersama-sama telah melakukan pemerasan senilai Rp6,5 miliar. Selain itu, Noel disebut mendapat keuntungan Rp70 juta serta menerima gratifikasi senilai Rp3,3 miliar dan Motor Ducati Scrambler.
Noel didakwa bersama sepuluh pihak lainnya. Mereka adalah Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025; Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022-sekarang; Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 tahun 2020-2025; Anitasari Kusumawatiselaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020.
Lalu, Fahrurozi selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025 sampai sekarang; Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 sampai Februari 2025. Kemudian, Sekasari Kartika Putri selaku Subkoordinator; Supriadi selaku koordinator; Temurila selaku pihak PT KEM Indonesia; dan Miki Mahfud selaku pihak PT KEM Indonesia.

















