Polandia Bersedia Tampung Tentara AS yang Ditarik dari Jerman

- Presiden Polandia menyatakan kesiapan negaranya menampung ribuan tentara AS yang ditarik dari Jerman, dengan dukungan infrastruktur militer yang sudah lengkap.
- Menteri Pertahanan Polandia menegaskan tidak ada penarikan tentara AS dari wilayahnya dan bahkan membuka peluang penambahan pasukan demi memperkuat keamanan regional.
- Polandia akan menjadi negara pertama penerima pinjaman pertahanan Uni Eropa melalui skema SAFE untuk meningkatkan belanja militer menghadapi ancaman Rusia.
Jakarta, IDN Times - Presiden Polandia, Karol Nawrocki mengatakan bahwa negaranya siap menampung ribuan tentara Amerika Serikat (AS) yang ditarik dari Jerman. Ia menyebut, Polandia sudah memiliki infrastruktur lengkap yang dibutuhkan tentara AS.
“Kami punya infrastruktur yang dibutuhkan personel militer AS. Saya akan mendorong Presiden AS, Donald Trump untuk memastikan tentaranya tetap di Eropa, tapi keputusan final ada di tangan presiden AS,” tuturnya, dikutip dari DPA International, Kamis (7/5/2027).
Beberapa tahun terakhir, Polandia sudah meningkatkan anggaran pertahanannya dan berniat menjadi yang terbesar di Eropa. Langkah ini untuk mencegah ancaman Rusia usai invasi skala besar di Ukraina.
1. Polandia menjamin tidak ada tentara AS yang ditarik dari negaranya

Menteri Pertahanan Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz menjamin tidak ada personel militer AS yang ditarik dari Polandia. Ia justru menyebut, terdapat kemungkinan jumlah tentara AS di Polandia bertambah.
“Dalam beberapa bulan, kami sudah menjamin kontingen militer AS akan dipertahankan dan malah ada kemungkinan penambahan. AS adalah negara dengan militer terkuat saat ini. Kami bangga tentara AS ditempatkan di sini,” katanya, dilansir dari TVP World.
Kamysz menambahkan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Menurutnya, penarikan 5 ribu tentara AS di Jerman tidak akan berdampak pada keamanan Polandia. Hingga kin, Polandia sudah menampung 10 ribu tentara AS dan jadi salah satu terbesar di Eropa.
2. Polandia dorong negara-negara NATO tingkatkan pertahanan

Pada saat yang sama, Kosniak-Kamysz menyerukan kepada negara-negara NATO di Eropa Timur untuk meningkatkan anggaran pertahanan. Langkah ini untuk bersama-sama mencegah ancaman Rusia.
Menhan Polandia itu menyebut Eropa dapat membangun potensi ekonominya dengan skala besar, tapi pertahanan juga prioritas saat ini. Menurutnya, peningkatan anggaran pertahanan 5 persen harus dapat dicapai pada 2030 bukan 2035.
3. Polandia akan jadi negara pertama yang menerima pinjaman pertahanan dari UE
Kementerian Pertahanan Polandia mengungkapkan, Polandia akan menjadi negara pertama yang menerima utang pertahanan dari Uni Eropa (UE). Kebijakan pinjaman ini tertuang dalam skema Security Action for Europe (SAFE).
Pinjaman dari UE ini akan membantu Polandia dalam meningkatkan belanja militernya di tengah ancaman Rusia. Saat ini, Polandia menjadi negara dengan alokasi anggaran pertahanan terbesar di dunia yang mencapai 4,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).















