Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Singapura Larang Penjualan Kompor Listrik di Wilayahnya, Kenapa?

Singapura Larang Penjualan Kompor Listrik di Wilayahnya, Kenapa?
potret kompor listrik (unsplash.com/Mahrous Houses)
Intinya Sih
  • Pemerintah Singapura resmi melarang penjualan dan promosi kompor listrik karena belum memenuhi standar keamanan nasional yang ditetapkan oleh CPSO.
  • CPSO tidak menyebut produsen tertentu, namun perusahaan Egnite diduga menghentikan produksi dan menutup akun media sosialnya sambil menunggu sertifikasi keamanan.
  • Warga yang sudah membeli kompor listrik diminta berhati-hati, sementara semua produk sejenis kini wajib melalui uji keamanan sebelum boleh dijual di Singapura.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Singapura kini resmi melarang penjualan kompor listrik di negaranya. Selain itu, Negeri Singa juga melarang kompor listrik untuk dipromosikan oleh siapa pun yang tinggal di sana. Menurut keterangan Kantor Keamanan Produk Konsumen Singapura (CPSO) pada Kamis (30/4/2026), larangan ini diterapkan karena semua produk kompor listrik yang ada di Singapura belum memenuhi standar keamanan yang diberikan pemerintah.

“Kompor listrik menggunakan tegangan listrik yang tinggi untuk menghasilkan efek nyala api plasma yang terbuka. Kompor listrik juga punya suhu jauh lebih tinggi daripada kompor gas atau kompor listrik biasa. Hal ini menimbulkan pertimbangan keselamatan tambahan dan standar internasional yang ada untuk peralatan masak rumah tangga tidak cukup untuk menilai risiko yang terkait secara memadai,” bunyi pernyataan resmi CPSO dilansir The Strait Times.

1. Singapura tidak menyebut nama produsen kompor listrik yang sudah dilarang

Kompor listrik.
potret kompor listrik (unsplash.com/Omar Rodriguez)

Dalam pernyataannya, CPSO tidak menjelaskan nama produsen kompor listrik yang sudah dilarang penjualannya. Namun, sejumlah pihak menyebut bahwa semua produk kompor listrik yang penjualannya dilarang di Singapura berasal dari sebuah perusahaan bernama Egnite.

Dugaan ini tentu bukan tanpa alasan. Di situs resminya, Egnite mengatakan, semua produksi dan penjualan produk elektronik, termasuk kompor listrik, kini sedang diberhentikan sementara. Sebab, mereka kini sedang menjalani uji keamanan untuk mendapatkan sertifikasi dari pemerintah. Semua akun media sosial yang digunakan Egnite untuk mempromosikan produknya, seperti Instagram, TikTok, dan Facebook kini juga ditutup sehingga tidak bisa diakses oleh publik.  

2. Singapura minta warga yang sudah beli kompor listrik untuk berhati-hati

Warga Singapura.
potret warga Singapura (pexels.com/Angelyn Sanjorjo)

Kendati sudah dilarang, rupanya masih ada warga Singapura yang membeli kompor listrik. Menurut CPSO, mereka terlanjur membeli kompor listrik sebelum larangan resmi diberlakukan pemerintah. 

Untuk mengatasi masalah ini, CPSO mengimbau kepada seluruh warga yang sudah terlanjur membeli kompor listrik untuk menggunakannya secara hati-hati. Sebab, kompor listrik yang mereka beli belum teruji keamanannya sehingga sangat berisiko jika digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

3. Kompor listrik masuk dalam daftar barang yang diawasi di Singapura

Kota Singapura, Singapura.
potret suasana di Singapura (pexels.com/Virginia Chien)

Sebagai informasi, di Singapura, kompor listrik merupakan salah satu barang yang penggunaannya diawasi oleh pemerintah. Hal ini karena kompor listrik dinilai berbahaya jika tidak memenuhi standar keamanan yang sudah diberikan. Menurut CPSO, ada banyak bahaya yang bisa timbul dari penggunaan kompor listrik. Beberapa di antaranya, seperti konsleting listrik dan ledakan api.

Oleh karena itu, sebelum diperjualbelikan, semua produk kompor listrik yang ada di Singapura, baik dari dalam maupun luar negeri, harus diuji keamanannya terlebih dahulu oleh CPSO. Jika sudah dinyatakan aman, CPSO akan memberi label dan sertifikasi sehingga kompor listrik pun boleh langsung diperjualbelikan kepada konsumen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Related Articles

See More