Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tabrakan Bus dan Ambulans di Bangladesh, Lima Orang Tewas

Tabrakan Bus dan Ambulans di Bangladesh, Lima Orang Tewas
Ambulans (Unsplash.com/Eugene Chystiakov)
Intinya Sih
  • Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Dhaka-Barishal, Bangladesh, saat bus BRTC menabrak ambulans yang datang dari arah berlawanan dan menewaskan lima penumpang ambulans di lokasi.
  • Lima korban terdiri dari tiga pria dan dua wanita, empat di antaranya satu keluarga asal Madaripur yang sedang mengantar kerabat sakit, serta seorang pengemudi ambulans bernama Kawsar Matubbar.
  • Pihak kepolisian telah mengevakuasi korban, menyita kedua kendaraan untuk penyelidikan, dan memastikan proses hukum berjalan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus penumpang dan ambulans terjadi di jalan raya Dhaka-Barishal, wilayah Nagarkanda, Faridpur, Bangladesh, pada Minggu (24/5/2026). Bus milik Bangladesh Road Transport Corporation (BRTC) tersebut menabrak sebuah ambulans yang melaju dari arah berlawanan.

Peristiwa ini mengakibatkan lima penumpang ambulans meninggal dunia di lokasi kejadian. Pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran setempat telah mengevakuasi para korban dan saat ini tengah menjalankan proses hukum terkait insiden tersebut.

1. Kronologi tabrakan di kawasan Nagarkanda

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 waktu setempat di area perhentian bus Shankarpasha, Distrik Dangi. Bus BRTC yang melaju dari arah Bhanga menuju Faridpur bertabrakan dengan ambulans. Menurut keterangan awal kepolisian, pengemudi bus diperkirakan sedang mendahului kendaraan lain sebelum akhirnya menabrak ambulans di depannya.

Petugas dari Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran segera menuju lokasi begitu menerima laporan untuk mengamankan jalan dan melakukan evakuasi.

2. Identitas kelima penumpang ambulans

Kelima korban meninggal terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Pada awalnya, kondisi di lapangan membuat pihak berwenang kesulitan mengenali para korban. Hal ini sempat dikonfirmasi oleh pihak kepolisian sesaat setelah kejadian.

"Seluruh korban yang meninggal adalah penumpang ambulans, dan identitas mereka belum bisa langsung dipastikan," kata Kepala Kepolisian Jalan Raya Bhanga, Md. Helal Uddin, dilansir The Daily Star.

Namun, berdasarkan pendataan lanjutan, empat korban dipastikan merupakan satu keluarga asal Madaripur. Mereka adalah Md. Jahangir Molya (62), istrinya Majeda Begum (55), saudaranya Alamgir Hossain Molya (58), dan istri Alamgir, Khurshida Begum (48). Satu korban lainnya adalah pengemudi ambulans, Kawsar Matubbar (25). Keluarga ini diketahui sedang dalam perjalanan untuk mengantar kerabat yang sakit ke dokter.

3. Kendaraan ditahan untuk proses hukum

Saat ini, seluruh jenazah telah dibawa ke kantor polisi untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Penyelidikan mendalam masih berlangsung untuk merinci penyebab pasti dari kelalaian berlalu lintas.

Sebagai langkah awal proses penegakan hukum, Kepala Polisi Nagarkanda, Samdani, memastikan bahwa pihak berwenang telah menyita kendaraan yang terlibat.

"Kedua kendaraan sudah kami amankan, dan proses hukum akan segera berjalan," kata Samdani.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More