Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ukraina Beri Penghargaan Tertinggi Elon Musk demi Perluas Starlink

Ukraina Beri Penghargaan Tertinggi Elon Musk demi Perluas Starlink
potret Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky (The Presidential Office of Ukraine, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)
  • Presiden Volodymyr Zelenskyy menganugerahkan Order of Freedom kepada Elon Musk atas kontribusi Starlink dalam melindungi kehidupan, kebebasan, dan hubungan Ukraina-Amerika Serikat.
  • Starlink menjadi sarana vital komunikasi serta navigasi drone militer Ukraina; SpaceX juga memutus akses Rusia dan menonaktifkan ribuan perangkat pasar gelap yang dipakai tentaranya.
  • Ukraina meminta Starlink dapat digunakan di wilayah Rusia untuk operasi drone terhadap sasaran militer, sementara Musk sebelumnya mengkhawatirkan eskalasi meski respons SpaceX disebut membaik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menganugerahkan salah satu penghargaan kehormatan tertinggi negara, Order of Freedom, kepada pemilik SpaceX, Elon Musk, pada Rabu (26/8/2026). Penghargaan tersebut diberikan melalui keputusan resmi presiden yang dipublikasikan di situs web kepresidenan Ukraina.

Langkah ini diambil pemerintah Ukraina sebagai upaya memperluas penggunaan terminal jaringan internet satelit Starlink milik SpaceX untuk komunikasi medan tempur pasukan militer. Pemerintah Ukraina menilai kontribusi pribadi Musk sangat besar dalam melindungi kehidupan manusia dan kebebasan serta mempererat hubungan antara rakyat Ukraina dan Amerika Serikat.

  1. 1. Kontribusi Starlink sebagai tulang punggung komunikasi militer

    ilustrasi perangkat Starlink
    ilustrasi perangkat Starlink (unsplash.com/Evgeny Opanasenko)

    Layanan internet satelit Starlink yang diaktifkan Musk tidak lama setelah invasi berskala penuh oleh Rusia pada 2022 telah menjadi fasilitas vital bagi pasukan militer Ukraina. Sistem tersebut berfungsi sebagai sarana komunikasi utama militer Ukraina di medan perang sekaligus alat navigasi untuk mengoperasikan drone. Berdasarkan laporan TVP World, keandalan teknologi ini membantu pasukan garis depan Ukraina tetap terhubung dengan para komandan militer serta mengoperasikan drone di tengah gangguan perang elektronik militer Rusia.

    Upaya Ukraina mengamankan infrastruktur komunikasi ini diwarnai berbagai langkah teknis. Pada Februari 2026, SpaceX memutus akses jaringan Starlink bagi pasukan Rusia di wilayah konflik—langkah yang dinilai Zelenskyy sangat membantu manuver militer Ukraina. Selain itu, Musk juga menyetujui permintaan mantan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov sebelum diberhentikan pada Juli 2026 untuk mematikan ribuan perangkat Starlink pasar gelap yang digunakan tentara Rusia.

    Keputusan presiden Ukraina menegaskan peran Musk yang luar biasa dalam mendukung ketahanan infrastruktur komunikasi negara tersebut. Dalam dokumen resmi pemerintah Ukraina yang dikutip TVP World, keputusan tersebut memuji Musk "untuk kontribusi pribadi yang luar biasa dalam melindungi kehidupan manusia dan kebebasan, serta untuk mengembangkan hubungan antara rakyat Ukraina dan Amerika Serikat".

  2. 2. Permintaan ekspansi layanan Starlink hingga wilayah Rusia

    ilustrasi logo Starlink
    ilustrasi logo Starlink (unsplash.com/Mariia Berezovsky)

    Ukraina kini mengajukan permohonan resmi kepada Musk agar membolehkan penggunaan terminal Starlink di dalam wilayah Rusia. Dilansir Reuters, permintaan ini ditujukan untuk mendukung pergerakan drone Ukraina yang menyasar objek militer di garis belakang pertahanan Rusia. Sasaran utama dari operasi ini mencakup peluncur rudal balistik yang kerap menimbulkan kerusakan parah pada kota-kota di Ukraina.

    Perluasan jangkauan sinyal satelit ke wilayah musuh dinilai menjadi strategi krusial untuk menekan kemampuan militer Rusia. Zelenskyy menjelaskan bahwa pengoperasian terminal satelit di wilayah Rusia dapat memangkas kapasitas militer yang diandalkan Moskow untuk memperpanjang durasi peperangan. Oleh karena itu, Kyiv terus berupaya meyakinkan manajemen SpaceX agar menyetujui skema operasional baru tersebut.

  3. 3. Perubahan sikap Elon Musk terkait potensi eskalasi konflik

    potret Elon Musk
    potret Elon Musk (Daniel Oberhaus, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

    Hubungan diplomatik antara pihak Ukraina dan Elon Musk sempat diwarnai dinamika karena kekhawatiran Musk atas risiko eskalasi militer. Musk sebelumnya bersikap enggan jika teknologi komersial miliknya dimanfaatkan untuk tindakan penyerangan yang memperluas jangkauan konflik secara masif. Dilansir TVP World, Zelenskyy mengonfirmasi keberatan awal Musk yang menganggap penggunaan Starlink di wilayah Rusia sebagai bentuk peningkatan eskalasi peperangan.

    Meski demikian, pihak Ukraina mengungkapkan adanya perkembangan respons yang positif setelah dialog lebih lanjut terus dilakukan. "Untuk saat ini, Musk mengatakan bahwa ini akan menjadi sebuah eskalasi. Namun dia mungkin mengubah pikirannya ketika dia melihat lebih banyak argumen," kata Zelenskyy kepada para jurnalis, Sabtu (22/8/2026), sebagaimana dilansir TVP World.

    Pemerintah Ukraina mencatat bahwa komunikasi terkini menunjukkan adanya perubahan sikap yang lebih positif dari pihak SpaceX. Zelenskyy menyampaikan bahwa Ukraina "mulai menerima umpan balik yang berbeda dan lebih membesarkan hati" terkait penggunaan layanan jaringan tersebut. Pemberian penghargaan Order of Freedom ini dilakukan Ukraina meskipun hubungan kedua pihak sempat diwarnai ketegangan terkait batasan penggunaan Starlink dalam konflik tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More