Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ukraina: Serangan Rusia Bikin 1 Juta Warga Kiev Tanpa Listrik

ilustrasi bendera Ukraina
ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/photofixation)
Intinya sih...
  • Wali Kota Kiev sebut situasi di ibu kota mengkhawatirkan
  • 5.635 apartemen tidak dialiri listrik
  • Zelenskyy sebut Rusia meluncurkan lebih dari 300 drone ke Ukraina
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa serangan Rusia telah mengakibatkan matinya listrik untuk lebih dari 1 juta warga Kiev. Tak hanya listrik, aliran penghangat ruangan dan pasokan air juga terganggu. 

“Kami mendorong agar Ukrenergo, pemerintah pusat dan lokal untuk mengurangi dampak pemadaman listrik. Setiap jam kami harus berdedikasi kepada sektor energi,” tuturnya, dikutip dari DPA International, Rabu (21/1/2026).

Sebelumnya, Ukraina sudah menetapkan keadaan darurat energi imbas serangan Rusia. Intelijen Ukraina menuding Rusia berniat memutus jaringan listrik agar Kiev menerima perjanjian damai sesuai keinginan Moskow. 

1. Wali Kota Kiev sebut situasi di ibu kota mengkhawatirkan

Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko mengatakan bahwa sebanyak 5.635 apartemen tidak dialiri listrik imbas serangan besar sehari sebelumnya. Namun, baru sebanyak 1.600 bangunan sudah dialiri listrik dan lebih dari 4 ribu lainnya masih belum dialiri listrik. 

“Situasi cukup sulit karena mayoritas dari bangunan terhubung untuk kedua kalinya setelah rusaknya infrastruktur vital di Kiev. Para pekerja sudah berusaha keras untuk mengembalikan listrik, penghangat, dan air ke seluruh bangunan,” tuturnya, dikutip dari TVP World.

Sementara, aliran air bersih dilaporkan sudah kembali di seluruh bangunan di Kiev. Sedangkan, penghangat ruangan akan dapat diakses di rumah warga di ibu kota Ukraina pada Rabu pagi. 

2. Zelenskyy sebut Rusia meluncurkan lebih dari 300 drone ke Ukraina

Pada saat yang sama, Zelenskyy mengatakan bahwa Rusia sudah meluncurkan banyak rudal balistik bersama dengan lebih dari 300 drone ke Ukraina. Sasaran utama serangan ini terletak di fasilitas energi Ukraina. 

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha menyebut, serangan ini menunjukkan pentingnya dukungan internasional. Menurutnya, Rusia sedang melancarkan genosida kepada warga sipil di Ukraina. 

3. Rusia telah mengubah taktik perang di Ukraina

Zelenskyy mengaku sudah menerima laporan dari Angkatan Udara Ukraina bahwa Rusia sudah mengubah taktik perang. Ia mengatakan akan memberitahukan kepada sekutu soal perubahan taktik yang menyasar infrastruktur energi. 

Dilansir Ukrinform, Ukraina juga akan meminta kepada negara-negara sekutu untuk mengirimkan rudal pertahanan udara. Sistem pertahanan udara sangat penting di masa-masa kritis untuk menghalau serangan udara Rusia di fasilitas energi. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More

Trump Cabut Ancaman Tarif ke Eropa, Setujui Kerangka Kesepakatan dengan NATO

23 Jan 2026, 06:09 WIBNews