Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Yusril Sebut Kepastian Hukum Faktor Penting Perkuat Bilateral AS-Indonesia

Yusril Sebut Kepastian Hukum Faktor Penting Perkuat Bilateral AS-Indonesia
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra saat menghadiri peringatan Hari Kemerdekaan ke-250 tahun AS di Jakarta. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Yusril menegaskan hubungan Indonesia-AS makin solid sejak naik status jadi Kemitraan Strategis Komprehensif 2023, dibangun atas dasar saling percaya dan kepentingan bersama.
  • Ia menyoroti pentingnya kepastian hukum serta komitmen Presiden Prabowo membangun Indonesia yang berdaulat, kuat, dan terbuka terhadap kolaborasi ekonomi, teknologi, hingga budaya dengan AS.
  • Dubes AS Peter M. Haymond menyebut Indonesia mitra paling strategis di Indo-Pasifik, menekankan kerja sama pertahanan maritim, keamanan siber, serta peningkatan perdagangan dan pertukaran masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat terus menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terlihat sejak kedua negara meningkatkan status hubungan bilateral menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2023.

Dalam sambutannya pada peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat di Jakarta pada Kamis (11/6/2026), Yusril mengatakan, kerja sama kedua negara dibangun atas dasar saling menghormati, saling percaya, dan kepentingan bersama.

“Sejak peningkatan hubungan bilateral kita menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada tahun 2023, Indonesia dan Amerika Serikat terus memperdalam kerja sama dalam rasa hormat, rasa saling percaya, dan kepentingan bersama,” ujar Yusril, Jakarta.

1. Fondasi hukum jadi faktor penting bagi hubungan RI-AS

Dua pria berdiskusi di ruang kantor dengan latar gedung tinggi, salah satunya menunjukkan sesuatu di layar ponsel.
ORADO jumpa Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. (Dok. ORADO)

Menurut dia, komunikasi intens antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump mencerminkan komitmen kedua negara menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun Amerika Serikat.

Sebagai Menko Kumham Imipas, Yusril menilai fondasi hukum dan kelembagaan yang kuat menjadi faktor penting dalam memperkuat hubungan bilateral. Ia meyakini kepastian hukum akan mendorong tumbuhnya kepercayaan serta keyakinan dalam berbagai bentuk kerja sama strategis.

Selain itu, ia menyoroti hubungan ekonomi yang terus berkembang antara kedua negara. Amerika Serikat, kata dia, masih menjadi salah satu mitra dagang utama Indonesia, baik sebagai tujuan ekspor maupun sumber investasi asing.

“Mulai dari energi dan teknologi maju hingga ketahanan pangan, inovasi digital, dan rantai pasokan yang tangguh, kedua negara kita memiliki peluang luas untuk tumbuh bersama,” katanya.

2. Yusril ungkap Prabowo bertekat jadikan RI negara berdaulat

MENKO KUMHAM IMIPAS SOAL PENCULIKAN WARTAWAN.jpg
Menko Kumham Impas, Yusril Ihza Mahendra saat memberikan keterangan pers. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Yusril juga menegaskan komitmen Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk menjadi negara yang kuat, berdaulat, dan makmur. Menurut dia, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, penguasaan teknologi tinggi, serta penguatan pertahanan nasional menjadi fokus utama pemerintah.

Visi tersebut, lanjut Yusril, membuka ruang yang semakin besar bagi kerja sama dengan negara-negara mitra, termasuk Amerika Serikat.

Dalam kesempatan itu, Yusril menekankan, hubungan Indonesia dan AS tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi masyarakat kedua negara.

Ia mencontohkan ribuan pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di negara paman sam, serta banyaknya akademisi, pengusaha, seniman, dan wisatawan Amerika yang datang ke Indonesia. Hubungan antarmasyarakat tersebut semakin diperkuat melalui pertukaran budaya, pendidikan, dan berbagai minat bersama.

“Dari jazz hingga gamelan, bola basket hingga bulu tangkis, dari kopi tubruk hingga kopi Starbucks, dan bahkan dalam perpaduan batik dan celana jins biru, mencerminkan kreativitas dan nilai keterbukaan dari kedua masyarakat kita,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Yusril mengajak kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan yang mendukung perdamaian, kemakmuran, keadilan, dan persahabatan yang lebih erat.

“Semoga persahabatan antara Indonesia dan Amerika Serikat terus berkembang, tidak hanya sebagai kemitraan antar pemerintah, tetapi sebagai ikatan antar rakyat, keluarga, pelajar, seniman, pengusaha, dan sahabat,” kata Yusril.

3. AS tegaskan Indonesia mitra paling strategis di Indo-Pasifik

20260611_174637.jpg
Duta Besar AS untuk Indonesia, Peter M. Haymond sebut Indonesia mitra paling strategis di Indo-Pasifik. (IDN Times/Amir Faisol).

Sementara itu, Duta Besar AS untuk Indonesia, Peter M. Haymond menyatakan setelah bertuas di Jakarta telah berkunjung ke Jawa, Makassar hingga ke Natuna. Ia menyampaikan, setiap perjalanan itu telah memperkuat keyakinannya bahwa kemitraan AS-Indonesia adalah salah satu yang paling berdampak besar di Indo-Pasifik.

Haymond menekankan, komitmen AS dan Indonesia untuk meningkatkan kemitraan kerja sama pertahanan, terutama dalam kedaulatan maritim dan kejahatan siber bagi kedua negara. Di samping itu, ia mengatakan, AS berkomitmen untuk memperluas perdagangan dan investasi bagi kedua negara.

"Kita bekerja sama untuk memperluas perdagangan dan investasi demi membuat rakyat kita lebih sejahtera saat kita menempuh perjalanan bersama menuju dunia dengan teknologi yang baru dan terus berkembang," kata dia.

Haymound mengaskan, AS-Indonesia sedang menumbuhkan ikatan persahabatan di antarmasyarakat melalui pertukaran pelajar dan studi.

"Saya yakin kemitraan AS-Indonesia akan terus tumbuh lebih kuat dan mencapai tingkatan baru di tahun-tahun mendatang," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta

Related Articles

See More