Comscore Tracker

Kenali 5 Tipe Banjir di Dunia, Dampak dan Solusinya Beda

Banjir tidak bisa disamaratakan sembarang banjir

Banjir adalah salah satu bentuk bencana alam yang sangat umum terjadi di seluruh dunia. Peristiwa yang identik dengan tingginya curah hujan ini pun kerap menimbulkan kerugian baik dari segi materi hingga nyawa. Oleh karena itu, tindakan preventif sangat perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya banjir.

Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa tipe banjir di dunia berdasarkan sumber utama penyebabnya? Masing-masing pun mempunyai karakter yang berbeda sehingga tindakan untuk mencegah maupun mengatasinya pun tak sama seperti berikut ini.

1. Banjir bandang

Kenali 5 Tipe Banjir di Dunia, Dampak dan Solusinya Bedavox.com

Tipe banjir ini memiliki karakter air yang bergerak dengan sangat cepat dan menyapu bersih objek apa pun yang ada dilewatinya. Banjir berbahaya ini biasanya terjadi saat hujan bercurah tinggi yang terus-menerus maupun mencairnya salju secara cepat. Dalam beberapa kasus, banjir bandang juga dapat terjadi saat tanggul jebol. 

Banjir bandang biasanya terjadi di sebuah area kecil tertentu dengan penyebab utama berupa ketidakmampuan tanah dalam menyerap air. Oleh karena itu, tindakan pencegahan yang dilakukan adalah dengan membuat sistem drainase yang baik dan menghindari pengembangan berlebihan di dataran banjir.

2. Banjir pantai

Kenali 5 Tipe Banjir di Dunia, Dampak dan Solusinya Bedanwclimate.org

Banjir ini juga disebut sebagai banjir rob atau banjir laut pasang. Seperti namanya, bencana alam ini terjadi saat terjadi penggenangan air di kawasan sepanjang pantai yang disebabkan oleh pasangnya air laut melebihi rata-rata dan diperburuk dengan curah hujan tinggi serta angin yang bertiup dari arah laut ke darat.

Kemungkinan paling tinggi terjadinya banjir pantai adalah pada saat full moon. Selain itu, perubahan cuaca yang ekstrem (apalagi dengan isu pemanasan global seperti saat ini) membuat peluang terjadinya banjir rob jadi semakin besar.

Baca Juga: 8 Fakta Ilmiah Banjir: Tipe, Penyebabnya dan Dampak Perubahan Iklim

3. Banjir perkotaan

Kenali 5 Tipe Banjir di Dunia, Dampak dan Solusinya Bedaindonesiaurbanstudies.com

Banjir ini terjadi saat sistem drainase di perkotaan tersebut gagal dalam menyerap air hujan dengan curah tinggi. Oleh karena air tak dapat diserap, maka genangan air pun akan muncul.

Tak selamanya banjir jenis ini berisiko tinggi seperti beberapa jenis banjir lainnya, tetapi genangan air di jalan tentu akan membuat aktivitas berkendara jadi berbahaya. Selain itu, bila tak segera ditangani, banjir ini juga dapat menyebabkan kerusakan struktural yang signifikan.

4. Banjir sungai

Kenali 5 Tipe Banjir di Dunia, Dampak dan Solusinya Bedaamericanrivers.org

Permukaan air yang naik di atas tepian sungai akibat tingginya curah hujan menjadi penyebab banjir sungai. Situasi ini terjadi saat badai dan hujan yang turun terus-menerus dalam periode waktu yang lama sehingga air pun meluap ke daratan. 

Banjir sungai adalah jenis banjir yang paling umum terjadi. Luapan airnya relatif bergerak dengan lambat dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk surut. Untuk mencegahnya, tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan membuat penahan seperti dam yang baik.

5. Banjir pluvial

Kenali 5 Tipe Banjir di Dunia, Dampak dan Solusinya Bedablog-crop-news.extension.umn.edu

Tipe banjir ini hampir sama dengan banjir di daerah urban, tetapi biasanya lebih dimaksudkan untuk banjir di kawasan rural alias pedesaan. Faktor penyebabnya adalah ketidakmampuan tanah untuk menyerap air hujan sehingga menyebabkan genangan air.

Banjir pluvial berpotensi membuat properti dan kegiatan agrikultur di lokasi setempat pun terhambat. Mau tak mau, tentunya, harus ada pembenahan sistem drainase untuk menanganinya.

Siapa pun tak ada yang berharap akan mendapati banjir karena berbagai risiko yang menyertainya. Namun yang perlu diingat, tanggung jawab untuk melakukan pencegahan ini tidak sepenuhnya menjadi milik pemerintah. Sebagai individu, kamu pun dapat mulai berkontribusi untuk tidak menutup saluran air, memperbanyak ruang-ruang hijau di lingkungan sekitar, dan lain-lain.

Baca Juga: Bukan Cuma Buang Sampah Sembarangan, 7 Hal Ini Juga Penyebab Banjir!

Topic:

  • Shelly Salfatira
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya