Comscore Tracker

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bisa jadi tanda penyakit, lho!

Ada yang bau, ada yang tidak. Ada yang berbunyi, ada pula yang senyap. Itulah kentut, proses biologis tubuh manusia berupa buang gas yang kerap dilakukan diam-diam agar tidak malu. Apalagi kalau yang baunya busuk.

Namun, tahukah kamu kenapa kentut bau? Jika penasaran, pahami penyebabnya dan kemungkinan gangguan kesehatan yang harus diwaspadai saat kentut bau busuk.

Kenapa kentut bau?

Kentut adalah kumpulan gas dalam usus kecil yang berasal dari pencernaan dan pernapasan. Kentut terdiri dari berbagai gas, terutama sulfur, yang sebenarnya tidak menimbulkan bau.

Namun, variasi sulfur yang masuk dari makanan atau minumanlah yang membuat kentut berbau, terutama dari sayur, soda, dan telur. Oleh karena itu, gas yang terdapat dalam kentut (entah bau atau tidak) bergantung dari beberapa faktor, yaitu:

  • Banyaknya gas yang ditelan saat makan
  • Reaksi kimia bakteri dan mikroba dalam usus
  • Makanan dan minuman yang dikonsumsi

Jadi, apa penyebab kentut berbau busuk? Simak penjelasan di bawah ini sampai habis!

1. Makanan berserat tinggi

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaIlustrasi merendam brokoli (pexels.com/Zamani Sahudi)

Makanan berserat butuh waktu untuk dicerna, mereka berfermentasi di dalam usus dan mengeluarkan lebih banyak gas. Ketika dikeluarkan dalam bentuk kentut, baunya sungguh menusuk hidung. Apalagi jika makanan tersebut berbau tajam.

Makanan yang mengandung serat tinggi, terutama sayur, berbau khas karena mengandung sulfur yang tinggi. Sulfur sendiri terkenal dengan baunya yang dikatakan mirip telur busuk. Tak heran kalau kentut jadi ikut bau busuk.

Jenis sayuran berserat tinggi yang bisa bikin kentutmu bau di antaranya:

  • Brokoli
  • Bawang putih
  • Pakcoy
  • Asparagus
  • Kubis

Namun sayuran tersebut tidak selalu harus dihindari. Sebab, sayuran tersebut sebenarnya baik untuk kesehatan. Nah, jika kentutmu bau, itu pertanda kalau kamu kebanyakan mengonsumsinya.

2. Intoleransi terhadap makanan dan penyakit celiac

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi minum susu (pexels.com/cottonbro)

Kentutmu bau sehabis minum susu? Itu tanda kamu punya intoleransi terhadap makanan, terutama laktosa. Kondisi tersebut membuat tubuh tak bisa mencerna karbohidrat laktosa pada produk susu dengan cepat. Alhasil, laktosa tersebut berfermentasi di dalam usus, dan jadilah kentut berbau tidak sedap.

Penderita penyakit celiac, kondisi autoimun yang menyebabkan intoleransi gluten (zat pada produk berbahan dasar gandum), juga memiliki kentut berbau khas. Respons imun yang dipicu penyakit ini terhadap gluten menyebabkan radang dan luka di usus, sehingga mengarah pada malabsorpsi, perut kembung, dan kentut.

Selain kentut berbau tidak sedap, penyakit celiac dapat menyebabkan gejala lain seperti:

  • Letih
  • Perut kembung
  • Diare
  • Penurunan berat badan

Kalau punya intoleransi laktosa atau makanan lainnya, konsultasikan ke dokter atau ahli gizi agar kamu bisa mendapatkan pedoman gizi makanan dan minuman apa saja yang aman untuk pencernaan.

3. Antibiotik

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi minum obat (pexels.com/Ron Lach)

Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan seseorang menghasilkan gas yang berbau saat dicerna. Salah satu penyebab paling umum adalah antibiotik. Antibiotik dapat membunuh beberapa bakteri baik di saluran pencernaan saat obat tersebut bekerja melawan infeksi, mengutip Medical News Today.

Pembuangan bakteri baik menyebabkan ketidakseimbangan dalam saluran pencernaan. Nah, ketidakseimbangan tersebut dapat menyebabkan seseorang menghasilkan gas yang berbau tidak sedap. Kelebihan gas ini juga dapat menyebabkan kembung dan sembelit yang tidak nyaman.

4. Sembelit

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi sembelit (pexels.com/Sora Shimazaki)

Sembelit atau konstipasi muncul ketika feses menumpuk di usus besar dan tidak bisa keluar. Ini disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu, pola makan yang buruk, atau penyebab biologis lainnya.

Penumpukan feses di dalam usus besar sering kali menyebabkan penumpukan gas berbau yang terjadi bersamaan. Gas ekstra ini mungkin menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan. Saat akhirnya kentut, sering kali berbau tak sedap.

Baca Juga: Banyak Makan Sayur Bikin Lebih Sering Kentut dan Tinja Lebih Padat

5. Bakteri dan infeksi

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi keseimbangan bakteri dalam pencernaan (flickr.com/NIH Image Gallery)

Kekurangan bakteri baik pada usus menyebabkan kentut bau. Kebanyakan bakteri dalam usus pun bisa membuat kentut bau busuk. Ini merupakan tanda infeksi bakteri dalam usus.

Selain kentut beraroma busuk, gejala infeksi bakteri dalam usus mencakup:

  • Sakit perut
  • Diare
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Kelelahan

Bila kamu mengalami gejala-gejala di atas, segera berobat ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

6. Tanda kanker usus besar

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi kanker usus besar atau kanker kolorektal (freepik.com/brgfx)

Walaupun jarang, kenapa kentut bau bisa jadi pertanda kesehatan tidak baik. Termasuk polip atau tumor tanda kanker usus besar atau kanker kolorektal. Tumor tersebut menyebabkan penumpukan gas dan sensasi kembung di perut.

Perlu diwaspadai ketika sudah mengganti pola makan dan menghentikan pengobatan, tetapi bau kentut tetap tak tertahankan. Ada baiknya untuk segera konsultasi ke dokter spesialis pencernaan.

Nantinya, dokter akan melakukan kolonoskopi untuk memeriksa kondisi ususmu. Perawatan kanker kolorektal bervariasi menurut stadium pasien, dari kemoterapi untuk membunuh sel kanker hingga operasi untuk mengangkat tumor dan polip dari usus.

Kapan harus ke dokter?

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi konsultasi dokter (pexels.com/cottonbro)

Berbau atau tidak, kentut sebenarnya adalah hal yang wajar terjadi pada tubuh manusia. Meski demikian, kamu dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter bila kentut yang bau busuk disertai gejala-gejala berikut:

  • Kram dan sakit perut
  • Perut kembung
  • Mual muntah
  • Diare
  • Inkontinensia tinja (buang air besar tidak terkendali)
  • Tinja berdarah
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Nyeri otot

Cara mengatasi kentut berbau busuk

Kenapa Kentut Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi minum air putih (freepik.com/pressfoto)

Lantas, bagaimana cara mengatasi kentut yang berbau busuk? Kamu bisa menerapkan langkah-langkah ini:

  • Kurangi porsi makan dan biasakan makan pelan-pelan. Penting dilakukan agar pencernaan bisa ikut mencerna makanan, sehingga tidak ada fermentasi dan mengurangi penumpukan gas dalam usus.
  • Hindari makanan yang menyebabkan kentut berbau busuk, seperti sayuran yang berserat tinggi dan makanan dengan karbohidrat atau gluten jika kamu memiliki intoleransi makanan.
  • Minum air putih secukupnya agar sisa-sisa makanan bisa tercerna dengan baik dan tidak menyebabkan sembelit atau kentut berbau tidak sedap.
  • Mengonsumsi makanan probiotik seperti yoghurt. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja bakteri baik dan memperlambat proses fermentasi dalam usus dan mencegah penumpukan gas.
  • Hindari minuman berkarbonasi seperti soda dan sparkling water karena mengandung banyak gas.

Sebagai salah satu proses ekskresi manusia, kentut adalah hal yang lumrah. Justru, kalau kentut ditahan-tahan bisa berbahaya bagi tubuh. Kenapa kentut bau tidak selalu jadi masalah. Namun, jangan ragu berobat ke dokter ketika kentut tetap bau busuk meski sudah mengubah gaya hidup.

Baca Juga: Preeet! Nggak PD karena Sering Kentut? Begini Cara Meredakannya

Topic:

  • Nurulia
  • Jumawan Syahrudin
  • Laili Zain
  • Lea Lyliana

Berita Terkini Lainnya