2 Bunga Langka Rafflesia Arnoldii Mekar Sempurna di Hutan Palupuh Sumbar

- Dua bunga Rafflesia Arnoldii mekar sempurna di hutan Palupuh, Agam, Sumatra Barat, menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara yang datang untuk menyaksikan keindahannya.
- Fenomena mekarnya bunga langka ini terjadi hampir setiap tahun di lokasi yang sama, dengan beberapa knop lain diperkirakan akan mekar dalam waktu dekat menurut BKSDA Sumbar.
- Kawasan Batang Palupuh telah ditetapkan sebagai cagar alam sejak 1930 oleh Pemerintah Belanda, menjadi area konservasi penting bagi flora langka seperti Rafflesia Arnoldii.
Jakarta, IDN Times - Bunga rafflesia jenis Arnoldii mekar sempurna di kawasan hutan Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Tercatat ada dua bunga yang mekar bersamaan.
Pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono di Lubuk Basung mengatakan, bunga rafflesia mekar pada hari ketiga dan ketujuh.
"Bunga rafflesia mekar hari ketujuh sudah berwarna hitam dan beberapa hari lagi bakal layu," katanya dikutip dari ANTARA, MInggu (10/5/2025).
1. Dikunjungi wisatawan mancanegara

Joni mengatakan, bunga langka dan dilindungi itu mekar di kawasan hutan Palupuh dengan jarak sekitar 50 meter antar-bunga tersebut.
Keberadaan bunga menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara dari Belanda, Prancis, dan lainnya. "Ada 40 wisatawan mancanegara berkunjung untuk melihat dua bunga rafflesia tersebut," katanya.
2. Hampir setiap tahun bunga rafflesia mekar sempurna di lokasi yang sama

Saat ini masih banyak knop atau bonggol bunga rafflesia yang bakal mekar dalam beberapa minggu lagi.
"Masih ada yang bakal mekar dalam waktu dekat. Selama Januari sampai 9 Mei 2026, enam bunga rafflesia yang mekar," katanya.
Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ade Putra mengatakan banyak ditemukan individu bunga rafflesia, bunga rhizanthes, dan bunga bangkai di kawasan Palupuh.
"Bunga rafflesia hampir setiap tahun mekar sempurna di lokasi tersebut," katanya.
3. Kawasan Palupuh Jadi cagar alam dari zaman Belanda

Di Kecamatan Palupuh, ada kawasan Cagar Alam Batang Palupuh dengan luas area 3,4 hektare. Lokasi ini merupakan kawasan konservasi flora langka, khususnya rafflesia arnoldi, yang pertama kali ditemukan pada 1930.
Sejak ditemukan bunga langka di lokasi tersebut, kawasan itu kemudian ditetapkan sebagai Cagar Alam Batang Palupuh oleh Pemerintah Belanda lewat Gubernur Besluit No 3 STBL No 402 pada 14 November 1930.


















