Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta OTT KPK yang Jerat Bupati Pati Sudewo, Ratusan Milliar Disita

Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati Sudewo (IDN Times/Aryodamar)
Intinya sih...
  • Sudewo diperiksa di Polres Kudus sebelum dibawa ke KPK
  • Diduga terlibat suap pengisian jabatan di tingkat kecamatan dan desa
  • KPK menyita uang tunai dalam jumlah miliaran rupiah dalam OTT
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pati Sudewo, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Minggu, 18 Januari 2026.

Politikus Partai Gerindra ini diduga terlibat dalam kasus suap terkait pengisian jabatan di tingkat kecamatan dan desa di wilayahnya.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah saudara SDW," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.

1. Sudewo sudah terlebih dahulu diperiksa di Polres Kudus

Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT)
Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT). (IDN Times/Aryodamar)

Awalnya, Sudewo sudah terlebih dahulu diperiksa di Polres Kudus sebelum akhirnya digiring ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan pada Selasa pagi.

Ia tiba di KPK sekitar pukul 10.34 WIB dengan mengenakan jaket hitam, kemeja polo putih, dan celana jeans. Sudewo langsung dibawa ke ruang pemeriksaan tanpa memberikan pernyataan apa pun kepada awak media.

2. Sudewo diduga terlibat dalam praktik suap pengisian jabatan

Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT)
Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT). (IDN Times/Aryodamar)

Lebih lanjut, KPK mengungkap bahwa OTT ini dilakukan untuk mengungkap praktik suap dalam proses pengisian sejumlah posisi jabatan.

"Terkait pengisian jabatan Kaur (Kepala Urusan), Kasi (Kepala Seksi), ataupun sekdes (sekretaris desa)," ujar Budi.

Total ada delapan orang yang diamankan dalam operasi ini selain Sudewo.

"Yang pertama kepala daerah atau Bupati Pati, kemudian dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa," jelas Budi. Ia menambahkan, mereka semua menjalani pemeriksaan intensif di kantor KPK.

3. KPK sita miliaran rupiah dalam OTT

Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT)
Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) (IDN Times/Aryodamar)

Sementara, dalam operasi tersebut, KPK berhasil menyita uang tunai dalam jumlah sangat besar. Juru bicara KPK menyatakan bahwa uang yang disita mencapai nilai miliaran rupiah.

Namun, jumlah pasti uang tersebut belum diumumkan karena masih dalam tahap penghitungan yang mendetail oleh tim penyidik.

"Nanti kami akan sampaikan," kata Budi menanggapi pertanyaan mengenai rincian nominal.

4. Sudewo sudah beberapa kali berurusan dengan KPK

Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati Sudewo (IDN Times/Aryodamar)

Di sisi lain, ini bukan kali pertama Sudewo berurusan dengan KPK. Sebelumnya, ia telah beberapa kali diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi yang melibatkan Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Dalam kasus DJKA tersebut, Sudewo disebut-sebut menerima sejumlah uang. OTT terbaru ini menambah daftar pemeriksaan yang dihadapi oleh bupati tersebut.

5. Kasus ini tercatat sebagai yang ketiga dari tiga OTT KPK di tahun 2026

Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT)
Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) (IDN Times/Aryodamar)

Penangkapan Sudewo merupakan operasi tangkap tangan ketiga yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Operasi pertama menjaring sejumlah pejabat pajak di KPP Madya Jakarta Utara.

Sedangkan operasi kedua terjadi tidak lama sebelumnya, yaitu penangkapan Wali Kota Madiun, Maidi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

Kecelakaan Ski, Suami Stella Christie Patah Tulang Belakang

20 Jan 2026, 17:43 WIBNews