Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ada 93 Gempa Susulan Usai Gempa Besar M 7,6 Guncang Sulut-Malut

Ada 93 Gempa Susulan Usai Gempa Besar M 7,6 Guncang Sulut-Malut
Ilustrasi gempa bumi. (IDN Times/Sukma Shakti)
Intinya Sih
  • BMKG mencatat 48 gempa susulan dengan magnitudo 2,8–5,8 setelah gempa besar M7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026.
  • Sembilan daerah terdeteksi mengalami tsunami dengan ketinggian kurang dari satu meter, termasuk Belang, Bitung, Minahasa Utara, dan Halmahera Barat.
  • BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami serta mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi dan tidak mudah percaya kabar di media sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 48 kali gempa susulan di Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut). Hal itu usai adanya gempa besar dengan magnitudo (M) 7,6, pada Kamis (2/4/2026).

“Hingga pukul 12.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 48 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan magnitudo antara 2,8 hingga 5,8,” ujar Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam konferensi pers virtual di kantor BNPB, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Tercatat, ada 9 daerah yang terdeteksi tsunami. Meski demikian, ketinggian tsunami kurang dari 1 meter. Berikut daftar daerah yang terdeteksi tsunami:

1.Belang – 06:36 WIB (0.68 m)

2.Bitung – 06:15 WIB (0.20 m)

3.Bumbulan – 06:50 WIB (0.13 m)

4.Gita – 06:12 WIB (0.24 m)

5.Halmahera Barat – 06:08 WIB (0.30 m)

6.Kedi – 06:15 WIB (0.15 m)

7.Minahasa Utara – 06:18 WIB (0.75 m)

8.Sidangoli – 06:16 WIB (0.35 m)

9.Sitaro – 06:15 WIB (0.19 m).

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk terus memperbarui informasi terkait gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara di platform resmi BMKG. Jangan mudah percaya informasi yang beredar di media sosial.

BMKG mendeteksi tsunami berdasarkan pemantauan tinggi muka laut menggunakan Tide Gauge. Kini, BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami di Sulut dan Malut.

"Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7.6, tanggal 2 Aptil 2026, dinyatakan telah berakhir," ujar Plt Direkrut Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More