Ada Kabinet Bayangan, Istana: Yang Berbuat Baik, Terima Kasih

- Mensesneg Prasetyo Hadi menanggapi santai pembentukan Kabinet Bayangan oleh Masyarakat Sipil Indonesia dan menyampaikan apresiasi terhadap niat baik yang bersifat konstruktif.
- Kabinet Bayangan dibentuk untuk memperkuat fungsi check and balances serta mengedukasi publik agar lebih berdaya dalam mengawasi kebijakan pemerintahan.
- Formasi Kabinet Bayangan dirancang ramping, strategis, berbasis urgensi, diisi partisipan nonpartai tanpa kepentingan pribadi, mencakup isu krusial seperti ekonomi, lingkungan, dan hak kelompok marjinal.
Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, merespons santai pembuatan Kabinet Bayangan oleh Masyarakat Sipil Indonesia. Mensesneg berterima kasih apabila ada orang yang ingin berbuat baik.
"Kita pelajari. Semua yang niatnya baik, semua yang ingin memberikan masukan yang baik, kita tentu menerima dan selalu berterima kasih. Yang penting adalah konstruktif semangatnya," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Prasetyo mengambil filosofi sepak bola. Menurutnya, dalam sebuah tim sepak bola, harus bisa saling bekerja sama satu sama lain. Meski demikian, kerja sama yang sudah dibangun juga belum tentu menghasilkan kemenangan di akhir pertandingan.
"Bagaimana tim sepak bola kan semua harus kompak bekerja sama bekerja keras satu sama lain. Itu saja belum tentu berakhir dengan kemenangan kalau pertandingan sepak bola. Jangan diartikan macam-macam," kata dia.
1. Apa itu Kabinet Bayangan?

Dilansir dari laman kabinetbayangan.id, Kabinet Bayangan hadir untuk menjalankan fungsi check and balances. Sebab, Masyarakat Sipil Indonesia menganggap, fungsi itu kini tidak berjalan.
Kabinet Bayangan ingin mengedukasi masyarakat terkait bagaimana seharusnya kebijakan publik dikelola. Rakyat harus berdaya dan bisa memiliki saluran untuk bersuara dan memegang kendali atas jalannya pemerintahan.
2. Kabinet Bayangan usung isu ramping, strategis dan berbasis urgensi

Masyarakat Sipil Indonesia mengusung kabinet yang ramping, strategis dan berbasis urgensi. Formasi ini dianggap sudah mencakup isu paing krusial yang selama ini diabaikan.
Kabinet Bayangan ini nantinya akan diisi oleh partisipan non partai. Selain itu, yang bergabung pada Kabinet Bayangan ini juga harus bebas dari kepentingan partisipan.
3. Daftar Menteri di Kabinet Bayangan

Berikut daftar Menteri yang ada di Kabinet Bayangan:
1. Menteri Sekretaris Negara
2. Menteri Dalam Negeri, Desa, Otonomi Daerah dan keamanan Negara
3. Menteri Luar Negeri
4. Menteri Pertahanan
5. Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marjinal
6. Menteri Hukum dan Kebijakan Negara
7. Menteri Perekonomian, BUMN, Industri dan Tenaga Kerja
8. Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran
9. Menteri Jaminan perlindungan Lingkungan Hidup, Pelestarian Hutan, Flora Nusantara dan Pembatasan Izin Pertambahan
10. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
11. Menteri Riset dan Teknologi Digital
12. Menteri Kesehatan
13. Menteri Sosial dan Layanan Dasar
14. Menteri Pertanian dan Kedaulatan Pangan
15. Juru Bicara Kabinet.
















