Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AHY: Normalisasi Stasiun Bekasi Timur Diharapkan Bisa Hari Ini

AHY: Normalisasi Stasiun Bekasi Timur Diharapkan Bisa Hari Ini
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
Gini Kak
  • AHY menyampaikan harapan agar Stasiun Bekasi Timur bisa kembali beroperasi hari ini setelah proses evakuasi dan pemulihan gerbong KRL perempuan yang tertabrak selesai dilakukan.
  • Petugas KAI masih bekerja memindahkan gerbong KRL perempuan menggunakan lokomotif bantu serta memastikan seluruh proses recovery berjalan cepat dan tuntas di lokasi kejadian.
  • KAI akan melakukan pengecekan listrik aliran atas sebelum mengoperasikan kembali stasiun, usai kecelakaan yang melibatkan KRL Cikarang–Jakarta dan KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan tanpa palang pintu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY mengungkapkan, Stasiun Bekasi Timur bisa normal kembali melayani penumpang hari ini. Namun, hal itu dengan catatan proses evakuasi dan recovery gerbong perempuan KRL yang tertabrak bisa dilakukan dengan baik.

"Tadi saya mendapat penjelasan, sebetulnya diharapkan sekitar jam 4 begitu sampai dengan jam 5 ini bisa kembali terjadi normalisasi. Tapi ya kita lihat, prosesnya memang masih membutuhkan segala upaya, tadi saya lihat sudah banyak sekali petugas KAI yang sedang melakukan proses recovery ini, dan mudah-mudahan sore ini, malam ini sudah bisa normal kembali," tutur AHY di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Meski begitu, pantauan IDN Times di lokasi pada pukul 16.00 WIB, petugas yang bekerja masih berupaya memindahkan gerbong KRL perempuan untuk diangkut menggunakan lokomotif bantu.

"Ini juga yang sedang dikawal oleh PT KAI dan semua berupaya agar prosesnya cepat, tapi juga tuntas," kata AHY.

Adapun setelah bangkai gerbong bisa diangkat, KAI masih harus melakukan pengecekan terkait dengan listrik aliran atas (LAA), sebelum bisa mengoperasikan kembali Stasiun Bekasi Timur.

Sebelumnya, tabrakan maut kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026 malam. Insiden bermula saat commuter line (KRL) Cikarang arah Jakarta menabrak taksi yang melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Akibat kejadian itu, perjalanan KRL lainnya arah Jakarta-Cikarang yang ada di Stasiun Bekasi Timur terhambat, sehingga rangkaian KRL tersebut belum melaju. Nahas, rangkaian KRL itu ditabrak Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi hingga kecelakaan pun tak terhindarkan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Related Articles

See More