Aksi Pramono Terjun ke Kali, Sebut Ikan Sapu-sapu 'Cute' tapi Berbahaya

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turun langsung ke Kali Kodamar memimpin aksi pembersihan ikan sapu-sapu bersama petugas PPSU.
- Pramono menyebut ikan sapu-sapu terlihat lucu namun berbahaya karena mendominasi hingga 60 persen biota air di Jakarta.
- Dalam kegiatan tersebut, tim berhasil menangkap hampir 200 kilogram ikan sapu-sapu, melebihi perkiraan awal sekitar 150 kilogram.
Jakarta, IDN Times —Di atas ponton biru yang mengapung, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berdiri di tengah kerumunan. Ia mengenakan jaket merah putih hitam, kontras dengan warna air kali yang gelap. Tak sekadar meninjau, ia ikut turun langsung ke titik pembersihan ikan sapu sapu di Kali Kodamar, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026).
Sesekali terdengar aba-aba dari petugas di dalam air. Jaring diangkat, lalu seekor demi seekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap. Air beriak, suasana makin hidup.
Pramono lalu mengambil dua ikan hasil tangkapan, mengangkatnya dengan kedua tangannya. Dia nampak berinteraksi dengan sejumlah petugas Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Sekitar 15 menit Pramono terjun ke Kali Kodamar untuk memimpin pemberantasan ikan sapu-sapu.
1. Pramono sebut ikan sapu-sapu lucu

Dalam kesempatan tersebut Pramono berbagi pengalamannya saat memegang langsung ikan sapu-sapu. Ia menyebut, sekilas ikan tersebut terlihat “lucu” karena bereaksi seolah lemas saat diangkat.
“Ikan ini sebenarnya, cute banget gitu loh. Begitu dipegang itu, dia sudah pura-pura kayak lemas, kayak ini,” ujarnya sambil mempraktikkan.
2. Biota air di Jakarta 60 persennya adalah ikan sapu-sapu

Namun di balik tampilannya yang dianggap menggemaskan, Pramono menegaskan ikan sapu-sapu justru menjadi ancaman serius bagi ekosistem sungai. Ia menyebut ikan ini sangat adaptif dan mampu bertahan di berbagai kondisi air, sehingga mendominasi populasi.
"Ini berbahaya, karena biota air di Jakarta diperkirakan sudah di atas 60 persen adalah ikan sapu-sapu ini dan harus secara masif mulai dikurangi supaya normal kembali," katanya
3. Hampir 200 kilogram ikan sapu-sapu ditangkap

Dari hasil penangkapan di lokasi tersebut, awalnya diperkirakan hanya sekitar 150 kilogram ikan yang akan terkumpul. Namun, jumlahnya ternyata melampaui perkiraan.
“Tadi kalau lihat terakhir, pasti saya yakin di atas 200 kilogram. Karena yang dikumpulkan di awal saja sudah 60 kilogram lebih,” katanya.



















