Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Alien hingga Predator, Ini Nama-Nama Sapi Kurban SBY hingga Prabowo

Alien hingga Predator, Ini Nama-Nama Sapi Kurban SBY hingga Prabowo
Sapi dari Presiden Prabowo untuk Kota Bogor yang merupakan hasil peternakan lokal di kebon pedes. (IDN Times/Linna Susant)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Presiden Prabowo menyalurkan lebih dari seribu sapi kurban berbobot di atas 1 ton ke berbagai daerah, dengan nama-nama unik seperti Predator, Bima Seta, dan Bulldozer.
  • Presiden Jokowi melanjutkan tradisi memberi sapi kurban jumbo dari peternak lokal dengan nama khas seperti Alien, Mbrebes Mili, Gesbi, dan Bruno yang tersebar di berbagai provinsi.
  • SBY dikenal memberi nama sapi kurban bernuansa budaya dan tangguh seperti Werkudara, Antasena, Rambo II, serta Pendekar Tanpa Nama yang mencerminkan karakter kuat dan gagah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times – Nama-nama sapi kurban presiden kembali menarik perhatian menjelang Idul Adha. Tahun ini, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan seribuan sapi kurban jumbo berbobot lebih dari 1 ton ke berbagai daerah dengan nama-nama unik dan mencuri perhatian.

Beberapa di antaranya yakni Predator asal Sukabumi, Bima Seta dari Klaten, Kang Jo yang disalurkan ke Lumajang dan Surabaya, Satria dari Lamongan, Parikesit dari Sukoharjo, Bojes dari Parepare, hingga Bulldozer dan Traktor dari Mojokerto.

Tradisi penamaan sapi kurban memang bukan hal baru. Namun dokumentasinya baru ramai dipublikasikan beberapa tahun terakhir. Pada era Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga punya nama-nama tersendiri. Berikut nama-nama hewan kurban Presiden yang mencuri perhatian masyarakat.

1. Predator sapi dari Prabowo

Alien hingga Predator, Ini Nama-Nama Sapi Kurban SBY hingga Prabowo
Sapi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto di Tulungagung. (IDN Times/Bramanta Pamungkas)

Salah satu sapi Presiden Prabowo yakni sapi yang diberi nama Predator, sapi jenis Limosin asal Sukabumi, Jawa Barat itu punya bobot mencapai 1.170 kilogram.

Ukurannya yang besar membuat sapi tersebut menjadi salah satu hewan kurban presiden yang menarik perhatian masyarakat.

Meski identik dengan sapi kurban Presiden, sebagian nama tersebut ternyata bukan diberikan langsung oleh Presiden Prabowo. Beberapa nama sudah lebih dulu disematkan oleh peternak sebelum sapi-sapi itu dibeli dan dipilih menjadi hewan kurban presiden.

2. Sapi Jokowi dari Alien sampai Bruno

Alien hingga Predator, Ini Nama-Nama Sapi Kurban SBY hingga Prabowo
Presiden ke-7 Joko “Jokowi” Widodo. (IDN Times/Larasati Rey)

Sementara pada masa Presiden Jokowi, memiliki tradisi menyumbang sapi kurban berukuran raksasa dengan bobot berkisar antara 800 kilogram hingga lebih dari 1 ton, ke berbagai wilayah di Indonesia saat Hari Raya Idul Adha.

Sapi-sapi jumbo ini dibeli langsung dari peternak lokal di berbagai daerah, yang sering kali memberikan nama unik kepada hewan ternak andalan mereka, sebelum diserahkan kepada Presiden.

Beberapa nama sapi kurban pilihan Jokowi yang terkenal di antaranya adalah Alien seberat 1,08 ton asal Jawa Barat, dan Mbrebes Mili dari Jawa Timur untuk kurban pada 2024.

Selain itu, terdapat nama-nama unik lain seperti Gesbi, Suro, Bawor, dan Bruno yang merupakan sapi jenis Limosin hingga Peranakan Ongole (PO) yang tersebar di berbagai provinsi.

3. Sapi Rambo II milik SBY curi perhatian

Alien hingga Predator, Ini Nama-Nama Sapi Kurban SBY hingga Prabowo
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Dok. Demokrat)

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), juga dikenal kerap memberikan nama-nama unik yang sarat akan makna budaya untuk sapi kurban miliknya.

Beberapa nama yang paling ikonik diambil dari tokoh pewayangan Jawa, seperti Werkudara dan Antasena, yang menggambarkan sosok gagah berani, kuat, serta berbobot raksasa lebih dari satu ton.

Selain tokoh pewayangan, SBY juga pernah memilih nama bernuansa tangguh lainnya untuk sapi kurbannya, seperti Rambo II dan Pendekar Tanpa Nama.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More